Suara.com - Pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik, berkomitmen bakal segera memainkan Asnawi Mangkualam di K League 2. Sebab ia tak igin menjadi bahan hinaan netizen Indonesia karena terlalu lama membiarkan sang pemain duduk di bangku cadangan.
Asnawi sendiri kini sudah mulai mengikuti sesi latihan Ansan Greeners setelah melalui masa karantina mandiri setibanya di Korea Selatan. Namun ia harus kembali dikarantina selama 14 hari akibat berkontak dengan fans yang dinyatakan positif Covid-19.
Menurut Kim Gil-sik, Asnawi adalah pemain yang punya kualitas. Jadi sangat disayangkan jika hanya membiarkan eks pemain PSM Makassar itu jadi penghangat bangku cadangan.
''Kami merekrut Asnawi untuk mengisi kuota pemain dari Asia Tenggara. Kami ingin membantunya sebisa mungkin untuk beradaptasi, agar dia bisa segera turun ke lapangan,'' ujar Kim Gil-sik, dilansir dari media Korea Selatan, Chosun.
Selain itu, kehadiran Asnawi sebagai pemain Indonesia pertama di Liga Korea Selatan juga memberikan efek tersendiri. Lebih lagi soal pamor klub yang kini makin terkenal di Tanah Air.
Namun Kim Gil-sik menyadari satu hal terkait mulai terkenalnya Ansan Greeners. Ia tak ingin berbalik jadi bahan hinaan netizen Indonesia karena tak segera memberikan debut kepada Asnawi.
''Akan sangat banyak fans dari Indonesia yang akan menghina saya jika saya tidak memaksimalkan Asnawi,'' ungkap Kim Gil-sik.
''Saya menantikan hal tersebut sebagai seorang pelatih. Mobilitas dan determinasi dari dia sebaik pemain Korea Selatan. Saya ingin membantunya beradaptasi dengan baik,'' tegasnya.
Ansan Greeners sendiri kini sudah memulai petualangannya di K League 2021. Tim berjuluk Green Wolf tersebut baru saja melewati pekan pertama dengan hasil imbang 1-1 saat melawan Gimcheon Sangmu di Stadion Ansan Wa, Sabtu (27/2/2021).
Baca Juga: 5 Hits Bola: Dikarantina Lagi Tak Membuat Asnawi Mangkualam Malas Berlatih
Selanjutnya, Ansan Greeners bakal bertandang ke markas Anyang pada pekan kedua K League 2 di Stadion Anyang, Sabtu (6/3/2021). Pada laga itu Asnawi Mangkualam diyakini bisa menjalani debut karena diperkirakan sudah selesai menjalani isolasi kedua.
Berita Terkait
-
Persija Rasa Timnas Indonesia, STY Bidik Marselino, Asnawi, dan Pratama Arhan
-
Drawing ASEAN Club Championship: Persib dan Borneo Sama-sama Bertemu Klub Pemain Timnas Indonesia
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
-
Setiap Tahun Ditawari Persib dan Sudah Bersedia, Asnawi Mangkualam Ungkap Alasan Gagal Gabung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey