Suara.com - Manajer Manchester City Josep Guardiola akhirnya buka suara terkait penangkapan mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu baru-baru ini sebagai bagian dari penyelidikan skandal Barcagate.
Pelatih Manchester City tersebut menyebut bahwa penangkapan itu adalah "situasi yang tidak nyaman" bagi Barcelona.
Bartomeu sendiri telah dibebaskan sementara pada Selasa (2/3/2021) sehari setelah penangkapannya oleh kepolisian Katalunya.
Selain Bartomeu, diketahui bahwa polisi telah melakukan tiga penangkapkan termasuk CEO Barcelona Oscar Grau, mantan penasihat Bartomeu, Jaume Masferrer dan kepala penasihat hukum Roman Gomez Ponti.
"Ini situasi yang tidak nyaman, tetapi saya harap ini akan berakhir dengan baik," kata pelatih asal Spanyol tersebut di konferensi persnya, yang dikutip Goal pada Rabu (3/3/2021).
"Ia (Bartomeu) tidak bersalah sampai pengadilan membuktikan sebaliknya."
Selain itu, Guardiola mengungkapkan bahwa ia berharap bekas klubnya bangkit dari situasi sulit dengan terpilihnya presiden baru.
Barcelona dijadwalkan melakukan pemilihan presiden baru pada 7 Maret, dengan Joan Laporta, Victor Font, dan Toni Freixa bersaing untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Bartomeu.
" Satu pekan lagi kami akan memiliki presiden baru," katanya. "Ini situasi yang sulit di Barcelona, tetapi presiden baru perlu memiliki keberanian untuk memimpin di tahun-tahun mendatang. Sebanyak mungkin orang dapat memilih dan memimpin klub terbaik di dunia."
Baca Juga: Kebugaran Meningkat, Pedri Berpeluang Turun di Laga Barcelona Vs Sevilla
"Saya cukup yakin mereka akan kembali lebih kuat. Presiden baru harus memimpin dengan percaya diri dan mengumpulkan para penggemar dan itu akan menjadikan mereka klub seperti sekarang ini. Saya menantikan pemilihan."
Guardiola dianggap sebagai salah satu pemain dan pelatih terbaik Barcelona, setelah bergabung dengan klub tersebut sebagai pemain muda pada tahun 1984.
Ia bermain untuk Barca hingga 2001 dan mempersembahkan lima gelar liga Spanyol.
Setelah pensiun, Guardiola kemudian kembali sebagai pelatih Barcelona B pada 2007 sebelum mengambil alih tim senior satu tahun kemudian.
Selama masa kepelatihan Guardiola, Barcelona menjalani era keemasan dengan memenangkan treble La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions di musim perdananya.
Secara total, Guardiola memenangkan tiga gelar liga Spanyol dan dua trofi Liga Champions sebagai pelatih sebelum meninggalkan klub pada 2012. (Antara)
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab