Suara.com - Selebritis FC mengaku bahwa pihaknya sudah mempunyai izin untuk menggelar laga uji coba. Selebritis FC disebut bakal menghadapi tim PSSI yang terdiri dari pengurus, hingga jajaran pelatih tim nasional.
Kabar Selebritis sudah memiliki izin untuk menggelar laga uji coba ini disampaikan oleh salah satu pengurusnya, Darius Sinathrya. Darius juga menyampaikan agar timnya ikut mengkampanyekan larangan fans ke stadion jelang persiapan Piala Menpora 2021.
"Kabar baik dari Aa' Rafi, izin sudah keluar. Patut kita syukuri, tapi minta tolong juga sama temen-temen bahwa ini hal yang sensitif juga. Di balik satu hal yang positif saya pikir ada risiko yang harus kita tanggung kalau semuanya berjalan dengan tidak semestinya," ucap Darius dalam kanal YouTube Selebritis FC yang tayang pada Rabu (3/3/2021).
"Salah satu yang penting banget dan jadi pesan dari Pak Menpora dan Ketum (PSSI) adalah supaya kita juga mengkampanyekan untuk pendukung sepak bola bisa nonton dari rumah," imbuhnya.
Tentunya izin yang sudah dikantongi oleh Selebritis FC untuk menggelar laga uji coba sangat berbanding terbalik dengan pertandingan Timnas Indonesia U-23.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, laga antara Timnas Indonesia U-23 vs Tira Persikabo yang dijadwalkan Rabu (3/3/2021) malam WIB harus dibatalkan karena izin belum keluar. Padahal para pemain dikabarkan sudah berada di stadion.
Sementara itu, Selebritis FC sendiri akan menghadapi laga persahabatan dengan tim PSSI, bukannya para pemain Timnas. Hal itu disempaikan oleh Indra Sjahfri.
"Jadi pak Ketum (Mochamad Iriawan) itu kan ketemu Raffi, berani nggak lawan (Timnas) U-23 kata pak Ketum, oh berani kata Raffi. Tapi nanti lawannya itu Bima Sakti, coach Shin (Shin Tae-yong), saya," kata Indra Sjafri kepada awak media.
"Bukan timnas tapi PSSI. Nanti biar menarik, beberapa pemain timnas yang ada di Jakarta kayak Bambang (Pamungkas) atau Evan (Dimas) yang lagi di Jakarta ya diajak," jelas mantan juru taktik Timnas Indonesia U-19 itu.
Baca Juga: Detik-detik Handball Konyol Pemain Udinese, Berujung Penalti Bagi AC Milan
Rencananya, pertandingan Selebritis FC melawan tim PSSI ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung karno (SUGBK), Senayan, jakarta pada 6-7 Maret 2021. Kabarnya juga bakal tayang secara langsung di televisi nasional.
Berita Terkait
-
Polri Pastikan Uji Coba Timnas Indonesia Tetap Digelar, Ini Jadwalnya
-
Soal Jadwal Ulang Uji Coba Timnas Indonesia, Indra Sjafri: Izin Belum Ada
-
Laga Uji Coba Lawan Timnas U-23 Batal, Bek Tira Persikabo Curhat Begini
-
Timnas U-23 Vs Tira Persikabo Batal, Abduh Curhat Tak Bisa Turun dari Bus
-
Timnas Indonesia U-23 Batal Digelar, Dokter Tirta Singgung PSSI dan Polri
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026
-
Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo
-
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026
-
Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli
-
Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max
-
Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham
-
Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila
-
Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api