Suara.com - Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan memastikan pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-23 melawan dua tim Liga 1 yakni Tira Persikabo dan Bali United tetap digelar.
Ahmad memastikan jika pertadingan uji coba tim nasional tersebut hanya ditunda, dan tidak dibatalkan.
Pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-23 kontra Tira Persikabo sejatinya berlangsung di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (3/3/2/2021) malam. Namun laga tersebut batal terlaksana karena belum mengantongi izin dari kepolisian.
Batalnya pertandingan diketahui beberapa jam jelang kick-off yang dijadwalkan pukul 20.00 WIB.
Pertandingan melawan Bali United pada 5 Maret mendatang juga batal terselenggara. Skuat asuhan Stefano Cugurra itu telah mengkonfirmasi tidak berangkat ke Jakarta pada Kamis (4/3/2021) pagi.
"Pertandingan tersebut bukan dibatalkan tapi ditunda. Hasil koordinasi PSSI dan Mabes Polri menghasilkan, pertandingan tetap berlangsung," kata Ahmad saat jumpa pers yang dipantau secara virtual, Kamis (4/3/2021).
"Direncanakan 5 Maret 2021, lalu kedua 7 Maret 2021 dilakukan di Stadion Madya, Senayan," sambungnya.
"Pertandingan 5 Maret Timnas U-23 vs Tira-Persikabo. Kedua, Timnas U-23 vs Bali United. Waktu kick-off itu pukul 19.00 WIB."
Menurut Ahmad, dibatalkannya uji coba pada Rabu malam karena PSSI mengajukan izin secara mendadak. Sementara kepolisian butuh waktu untuk mempelajari proposal pengajuan sebelum memberikan izin yang diminta.
Baca Juga: Mencoba Realistis, Tuchel Akui Chelsea Tak Bisa Tandingi Man City Musim Ini
"Surat yang masuk membutuhkan waktu untuk diproses oleh Polri. Kami memiliki mekanisme mengeluarkan izin yakni melakukan kajian yang dalam terkait sisi keamanan dan lain-lain. Sesuai peraturan, pengajuan harus tujuh hari sebelum kegiatan," pungkasnya.
Terkait hal ini belum ada pengumuman dari PSSI. Sebelumnya, direktur teknik PSSI Indra Sjafri menyebut bahwa izin masih belum keluar.
Laga uji coba ini merupakan rangkaian dari training camp (TC) Timnas Indonesia U-23 yang sudah digelar sejak 8 Februari 2021.
Pemusatan latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam, November mendatang.
Berita Terkait
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
-
Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia? Ketua BTN Sumardji Bantah Keras
-
Bukan Asal Comot, Shin Tae-yong Ternyata Ikut Pilih Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
Kuartet Jantung Pertahanan Timnas Indonesia Minus Rizky Ridho, Auto Juara ASEAN FIFA Cup?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026
-
Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo
-
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026
-
Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli
-
Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max
-
Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham
-
Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila
-
Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api