Suara.com - Big match Liga Champions tengah pekan ini akan tersaji di Parc des Princes, Kamis (11/3/2021) dini hari WIB. PSG akan menjamu Barcelona di leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim ini.
PSG saat ini berada di atas angin menyusul kemenangan telak mereka di leg pertama yang berlangsung di Camp Nou pada pertengan bulan lalu. Di laga tersebut, tim besutan Mauricio Pochettino menang telak dengan skor 1-4.
Kalah telak di leg pertama, Barcelona sudah pasti membutuhkan keajaiban di leg kedua. Namun, bola itu bundar, apapun bisa terjadi.
Seperti yang ditunjukkan Barcelona di babak 16 besar musim 2016/17, ketika Lionel Messi dan kawan-kawan mempermalukan PSG.
Berikut lima fakta menarik jelang pertandingan leg kedua antara PSG vs Barcelona.
1. Tertinggal agregat 4-1, Barcelona membutuhkan keajaiban di leg kedua. Tim besutan Ronald Koeman harus menang dengan selisih empat gol untuk bisa membalikkan keadaan dan melenggang ke perempat final.
2. Keajaiban pernah dibuat Barcelona di babak 16 besar Liga Champions musim 2016/17. Barcelona kalah 4-0 di leg pertama di Paris, dan mampu membalikkan keadaan di Camp Nou dengan kemenangan 6-1.
3. Barcelona menyingkirkan PSG di tiga fase knock-out Liga Champions terakhir mereka: perempat final 2012-13, perempat final 2014-15 dan 16 besar 2016-17. Satu-satunya waktu sebelumnya PSG mengalahkan Catalan di Liga Champions di fase knock out terjadi di perempat final 1994-95.
4. Neymar, yang absen di leg pertama, dipastikan tidak bisa berlaga di leg kedua karena cedera. Artinya, Neymar batal reuni dengan Lionel Messi di musim ini.
Baca Juga: PSG Vs Barcelona, Pochettino Enggan Pikirkan Comeback Gemilang Barca
5. Total, PSG dan Barcelona sudah berhadapan sebanyak 12 kali di Liga Champions. Barcelona mendominasi dengan lima kemenangan, sementara PSG empat kali. Tiga sisanya berakhir imbang.
Soal gol, Barcelona juga lebih produktif dengan torehan 23 gol ke gawang PSG dalam 12 pertemuan. Sementara PSG tercatat 20 kali menceploskan bola ke gawang Barcelona.
Berita Terkait
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?