Suara.com - Sepak bola Serbia sedang diterpa kabar tak sedap. Presiden federasi mereka (FSS) bernama Slavisa Kokeza dituduh terlibat kasus kriminal.
Menurut laporan The Intelligencer, Slavisa Kokeza diklaim jadi dalang tindak kriminal terorganisir, seperti pembunuhan, penculikan, dan perdagangan narkoba. Kini pria 43 tahun itu memilih mundur dari kursi jabatannya pada Senin (22/3/2021).
Dalam laporan yang sama, Slavisa Kokeza bahkan terlibat dalam mafia sepak bola di Serbia. Ia bahkan bekerja sama dengan para pemimpin kelompok pendukung klub Partizan Beograd yang ditangkap pada Januari lalu.
Tak cuma itu, Slavisa Kokeza juga terlibat dalam kasus pembunuhan anggota kelompok klub saingan mereka. Ia dituduh melakukan pemenggalan kepala dan penyiksaan di bunker khusus di salah satu stadion di ibu kota Serbia.
Kelompok Slavisa Kokeza juga dikabarkan berencana untuk membunuh Presiden Serbia yang populis, Aleksandar Vucic. Namun tidak diketahui apa motif di balik rencana tersebut.
Kabar tersebut tentu mengganggu persiapan Timnas Serbia jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa. Namun pelatih kepala Dragan Stojkovic menegaskan bahwa timnya tidak mau ambil pusing soal kasus yang menimpa Slavisa Kokeza.
Stojkovic menegaskan pengunduran diri Kokeza tidak akan mempengaruhi laga debutnya, setelah ditunjuk menangani Serbia sejak 3 Maret kemarin. Ia berharap anak asuhnya bisa bermain dengan performa optimal.
"Pengunduran diri Kokeza tidak akan mempengaruhi aspek olahraga, sebab kami hanya berkonsentrasi dengan tantangan yang ada di hadapan mata dan para pemain cukup pintar untuk mengetahui apa yang perlu dilakukan di atas lapangan," kata Stojkovic kepada Reuters, dilansir dari Antara.
"Irlandia hanya akan menjadi satu-satunya hal yang ada di pikiran kami, yang ingin tampil menghibur dan menang. Dua hal itu tak selalu sejalan, tetapi saya penggemar sepak bola menyerang," lanjutnya.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia: Fokus De Bruyne Terbagi Antara Belgia dan Man City
Serbia yang tergabung di Grup A akan mengawali perjuangan mereka dengan menjamu Republik Irlandia di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Kamis (25/3/2021) dini hari WIB. Selanjutnya menjamu Portugal tiga hari berselang dan bertandang ke Azerbaijan, Selasa (30/3/2021).
Berita Terkait
-
Kronologi Pelatih FK Radnicki, Mladen Zizovic Wafat di Tengah Pertandingan
-
Thomas Tuchel Bocorkan Rahasia Jelang Timnas Inggris vs Serbia
-
Drama Lima Set Lawan Serbia, Saatnya Timnas Voli Putri U-21 Bangkit Lawan Argentina
-
Hasil Serbia vs Austria: Dusan Vlahovic Bawa The Eagles Raih Kemenangan
-
Presiden Serbia Minta Maaf Usai Salah Dukung Resolusi PBB yang Menyalahkan Rusia: Mungkin Saya Lelah
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis
-
Jay Idzes Sebut Timnas Indonesia Sedang Membangun Sesuatu yang Lebih Besar Usai Bantai Saint Kitts