Bola / Bola Indonesia
Rabu, 13 Mei 2026 | 18:13 WIB
John Herdman siapkan masterplan Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Evaluasi pemain lokal dan padukan dengan diaspora Eropa dalam enam bulan ke depan. [Dok. KitaGaruda]
Baca 10 detik
  • Pelatih John Herdman menyatakan Timnas Indonesia siap bersaing di Piala Asia 2027 meski tergabung dalam grup berat.
  • Status sebagai tim nonunggulan dianggap menguntungkan karena dapat mengurangi tekanan pemain saat menghadapi tim-tim papan atas.
  • Indonesia akan berfokus tampil maksimal melawan Jepang, Qatar, dan Thailand untuk membuka peluang lolos fase gugur.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai status nonunggulan justru dapat menjadi keuntungan di Piala Asia 2027. Meski tergabung di grup berat bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, ia menegaskan skuad Garuda tidak datang sebagai pelengkap.

Hasil undian menempatkan Indonesia satu grup dengan tim-tim berpengalaman di level Asia. Secara di atas kertas, Indonesia menjadi tim dengan pengalaman turnamen paling minim dibanding para rivalnya.

Namun, kondisi tersebut tidak membuat Herdman pesimistis. Ia justru melihat peluang saat menghadapi tim unggulan.

Manfaatkan Tekanan Lawan

Timnas Indonesia Perkuat Aspek Non-Taktikal untuk Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027. [Dok. KitaGaruda]

Jepang diprediksi menjadi favorit di grup tersebut, mengingat kekuatan dan kedalaman skuad mereka yang banyak dihuni pemain berkarier di Eropa. Di sisi lain, Indonesia berpotensi tampil sebagai kuda hitam.

Menurut Herdman, label underdog dapat mengurangi tekanan dan membuat tim bermain lebih lepas.

“Di level AFC, semua grup sulit. Yang penting adalah melihat peluang dan menikmati status underdog,” ujar Herdman.

Ia menekankan pentingnya keberanian serta kepercayaan diri saat menghadapi tim-tim papan atas.

Fokus ke Setiap Laga

Baca Juga: Dua Kata Kurniawan Dwi Yulianto Usai Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia U-17 Kandas

Selain Jepang, Herdman juga menyoroti duel melawan Qatar dan Thailand yang dinilai krusial dalam menentukan peluang lolos ke fase gugur. Dua laga tersebut akan menjadi penentu posisi Indonesia di klasemen grup.

Pelatih asal Kanada itu berharap mental bertanding skuad Garuda terus berkembang. Ia meminta pemain tampil tanpa rasa takut dan memaksimalkan setiap kesempatan untuk memberi kejutan di turnamen tersebut.

“Kami harus menunjukkan versi terbaik saat menghadapi Qatar dan membawa semangat serta determinasi ketika melawan Thailand,” tegasnya.

Load More