Suara.com - Seorang wasit di Liga Serbia, Srbjan Obradovic, dijebloskan ke penjara setelah membuat keputusan kontroversial. Obradovic memberikan dua penalti untuk klub bernama Spartak Subotica.
Pada 2018 silam, pertandingan Liga Serbia antara Spartak Subotica vs Radincku Nis berakhir dengan kontroversi. Sebab, wasit pemimpin pertandingan membuat keputusan berat sebelah.
Dalam laga itu, Obradovic memberikan hadiah dua penalti kepada Spartak Subotica. Di sisi lain, pemain Radnicki Nis dirugikan karena pemainnya diganjar karta merah.
Pada akhirnya, Spartak Subotica berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Radnicki Nis. Kekalahan tersebut, membuat Radnicki Nis gagal menembus kualifikasi Liga Europa.
Disadur dari laporan The Sun pada Jumat (2/4/2021), Radnicki Nis tidak terima dengan keputusan sang wasit. Alhasil mereka pun melaporkan ulah wasit itu pada federasi sepak bola Serbia dan pihak kepolisian.
Selama sekitar tiga tahun penyelidikan, akhirnya mahkamah agung Novi Sad menjatuhi hukuman untuk Obradovic. Wasit asal Serbia tersebut dijatuhi hukuman 15 bulan penjara.
Selain hukuman penjara, Obradovic juga dilarang beraktivitas dan diberi peran di dunia sepak bola selama satu dekade karena kepemimpinannya yang dinilai berat sebelah.
Kontroversi di sepak bola yang sendiri memang bukan suatu yang baru. Belum lama ini, wasit pemimpin laga Serbia melawan Portugal juga disorot karena tidak mengesahkan gol Cristiano Ronaldo.
Baca Juga: Curtis Jones Ngamuk saat Timnas Inggris U-21 Tersingkir di Euro
Tag
Berita Terkait
-
Ngeri! Wasit Kolaps di Laga Kualifikasi Piala Afrika
-
Dijuluki Wasit Paling Seksi, Ekaterina Kostyunina Pamer Pose Telanjang
-
PSSI Gelar Tes Kebugaran Wasit dan Asisten Wasit FIFA 2021
-
Witan Sulaeman Cetak 2 Gol di FK Radnik Surdulica, Netizen: Lapangan Tarkam
-
Frustrasinya Messi, Sampai Nekat Tendang Bola ke Arah Wasit
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036
-
Jordi Cruyff Didesak Tunjuk Eks Pelatih Eliano Reijnders Latih Maarten Paes Cs
-
Erick Thohir Sebut FIFA Series 2026 Panggung John Herdman Bangun Era Baru Timnas Indonesia
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan
-
Absen Lawan Persita, Bojan Hodak Sebut Layvin Kurzawa Bakal Menggila Saat Persib vs MU
-
Pratama Arhan Naik Meja Operasi, Bangkok United Ungkap Kondisi Bek Timnas Indonesia
-
UEFA Skors Sementara Prestianni usai Dugaan Rasialisme terhadap Vinicius Junior
-
Dick Advocaat Mundur, Eks Pelatih Calvin Verdonk Tangani Curacao di Piala Dunia 2026
-
Jadwal Padat Tak Goyahkan Persija, Tetap Bidik Tiga Poin di Markas Malut United
-
Satu Grup dengan Malaysia, Timnas Futsal Putri Indonesia Siap Tempur di Piala AFF Futsal Wanita 2026