Suara.com - Juventus memiliki peluang bagus untuk memangkas jarak poin dari saingan utama mereka, AC Milan, Atalanta dan Inter Milan seandainya bisa menang atas Torino di laga pekan ke-29 Liga Italia 2020/2021, Minggu (4/4/2021) dini hari WIB tadi.
Akan tetapi, laga Derby della Mole antara dua tim asal Turin itu itu tak memunculkan pemenang. Torino, yang berlaku sebagai tuan rumah di Stadio Olimpico Grande Torino mampu memaksakan hasil imbang 2-2 dengan sang rival sekota, yang sejatinya diunggulkan untuk menang.
Juventus membuka keunggulan awal melalui Federico Chiesa pada menit ke-13. Setelah itu, malah Torino yang sukses membalikkan keadaan, melalui dua gol Antonio Sanabria pada menit ke-27 dan 46.
Beruntung, Cristiano Ronaldo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan menyelamatkan muka Juventus pada menit ke-79, dengan gol sundulannya.
Ronaldo memanfaatkan assist dari Giorgio Chiellini. Gol Ronaldo ini sempat ditunda oleh VAR, tetapi wasit mengesahkannya kemudian. Skor 2-2 bertahan sampai akhir pertandingan.
Tentunya, pelatih Juventus, Andrea Pirlo kecewa karena tak bisa menang dalam laga krusial ini.
"Kami memulai dengan baik, memimpin, dan itu hal tersulit melawan tim yang bertahan," kata Pirlo kepada DAZN, sebagaimana dilansir football-italia.
“Tetapi seperti biasa, kami membuat hidup menjadi rumit untuk diri kami sendiri. Kami berharap untuk babak kedua yang berbeda, tetapi kami langsung membuat kesalahan itu dan harus kembali ke dalam masalah," sambungnya.
Kesalahan yang dimaksud Pirlo ditujukan pada performa buruk winger Juventus asal Swedia, Dejan Kulusevski, yang malah memberikan 'assist' untuk pemain lawan, Sanabria.
Baca Juga: AC Milan Makin Tertinggal dari Inter, Stefano Pioli Kecewa Berat
“Kesalahannya mirip dengan yang kami lakukan saat kebobolan saat melawan Lazio (pada laga lanjutan Liga Italia 7 Maret lalu di mana Juve menang 3-1). Sayangnya ini terjadi terlalu sering dan kami mengalami penyimpangan dalam konsentrasi," keluh Pirlo.
Sebelumnya saat laga melawan Lazio, Kulusevski juga melakukan blunder fatal dengan memberikan 'umpan' kepada pemain musuh, Joaquín Correa. Dengan skema yang hampir sama, gawang Juventus kebobolan cukup mudah.
“Kita harus belajar bahwa kita tidak bisa kehilangan konsentrasi bahkan sedetik pun, karena saat kita kehilangan bola, maka kita akan dihukum," tutur Pirlo.
Pirlo pun berharap pemain lain tidak menampilkan konsentrasi yang buruk seperti Kulusevski di laga-laga ke depan di sisa musim ini.
Menurutnya, tidak ada alasan bagi seorang profesional untuk kehilangan fokus, walau dalam jadwal padat sekalipun.
“Kesalahan terjadi, apakah Anda seorang pemain, pelatih, atau wasit. Kami harus tetap fokus sepenuhnya, tetap waspada dan memahami momen yang sedang kami alami. Beberapa ketajaman mungkin berkurang setelah tugas (jeda) internasional, tetapi kami tidak dapat melepaskannya bahkan untuk sesaat pada saat ini," celoteh pelatih berusia 41 tahun itu.
Dengan hasil imbang ini, Juventus kini tertahan di posisi keempat klasemen sementara Liga Italia 2020/2021. Bianconeri meraih 56 poin dari 28 pertandingan.
Sementara itu, di posisi ketiga ada Atalanta dengan raihan 58 poin dari 29 Pertandingan. Saingan utama mereka, AC Milan, berada di posisi kedua setelah meraih 60 poin dari 29 pertandingan.
Hasil seri dari Torino pun semakin menjauhkan harapan Juventus untuk mengejar Inter Milan. Inter mantap berada di pucuk klasemen dengan 68 poin dari 28 pertandingan.
Berita Terkait
-
Klub Orang Indonesia Datangkan Pemain Barcelona Andres Cuenca
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!
-
Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset
-
Viral, Fasilitas Perusahaan Sawit PT Bumi Sentosa Abadi Dibakar Massa
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Satu Perempuan, Ini Sosok Dua Terduga Pelaku Challenge Baca Alquran Hadiah Miras