Suara.com - Gelandang jangkar Chelsea, Jorginho menegaskan timnya tidak bersikap jemawa menyongsong laga leg kedua perempatfinal Liga Champions 2020/2021 melawan FC Porto, kendati sudah mengantongi kemenangan 2-0 di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, Kamis (8/4/2021) dini hari WIB.
Jorginho sendiri dinobatkan sebagai Man of the Match oleh UEFA pada laga leg pertama dini hari tadi, setelah menciptakan assist untuk gol pembuka Chelsea yang dicetak Mason Mount pada menit ke-32.
"Ia berada dalam posisi yang bagus. Mount selalu menempatkan dirinya di posisi yang bagus. Saya melihat celah itu dan mengirim umpan yang tepat. Dia menyambutnya dengan reaksi yang tepat pula untuk mencetak gol," papar Jorginho di laman resmi UEFA.
Kendati sudah memenangi leg pertama dengan mengantongi bekal dua gol tandang, Jorginho menegaskan timnya tidak boleh terbuai sudah memiliki keunggulan sebab itu bisa memancing kesalahan yang tidak diinginkan pada leg kedua nanti.
"Kami semua senang dengan hasil ini, tetapi tidak boleh jemawa untuk laga kedua," kata pemain internasional Italia itu.
"Kami tidak boleh berpikir sudah memiliki keunggulan apapun, sebab itu bisa berujung kesalahan. Kami harus tetap tenang dan fokus," celotehnya.
Di sisi lain, hasil tersebut menjaga catatan nirbobol bagi Chelsea untuk tiga pertandingan beruntun di Liga Champions, sebuah perbaikan dari kekalahan telak 2-5 saat menghadapi West Bromwich Albion di laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021, akhir pekan lalu.
"Itu sesuatu yang cukup penting. Perasaan setelah kebobolan lima gol tidak menyenangkan. Sakit, tapi itu jadi pelajaran," ujar Jorginho.
"Kami menyadari itu. Penting bagi kami untuk menggalang pertahanan dan tidak kebobolan, sebab itu membuka kesempatan untuk melancarkan serangan dengan lebih baik," pungkasnya.
Baca Juga: Porto Ditekuk Chelsea 0-2, Sergio Conceicao: Menyakitkan!
Leg kedua perempatfinal Chelsea vs FC Porto sejauh ini dijadwalkan berlangsung juga di stadion yang sama, yakni di Pizjuan, alih-alih dihelat di kandang Chelsea di London, karena berkaitan dengan aturan protokol COVID-19.
Partai leg kedua akan dihelat tengah pekan depan.
Berita Terkait
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Hasil Drawing dan Jadwal Play-off Liga Champions 2025/2026: Real Madrid Lawan Benfica Lagi
-
Tegaskan PSG Masih Favorit Juara Liga Champions, Luis Enrique Tantang Arsenal
-
Bos Napoli Tanggapi Rumor Raheem Sterling, Lama Tak Main tapi Gaji Minta Tinggi
-
Terbongkar! Cole Palmer Idap Cedera Kronis, Bisa Bikin Manchester United Merugi
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia