Suara.com - Megabintang Barcelona, Lionel Messi mengatakan bahwa mengangkat trofi Copa del Rey pertamanya sebagai kapten Barca terasa 'sangatlah istimewa', setelah timnya menang telak 4-0 atas Athletic Bilbao pada laga final yang dihelat di Estadio La Cartuja de Sevilla, Spanyol, Minggu (18/4/2021) dini hari WIB.
Penyerang asal Argentina tersebut mewarisi ban kapten Barcelona sepeninggalan Andres Iniesta pada 2018, yang bergabung dengan klub Jepang Vissel Kobe.
Messi menyatakan dirinya sangat senang dapat membantu klub untuk menjadi juara Copa del Rey musim 2020/2021.
"Sangat istimewa menjadi kapten klub ini," kata Messi kepada Barca TV seperti dilansir Marca.
"Ini Copa yang sangat istimewa bagi saya karena saya mampu mengangkatnya (sendiri). Tidak bisa merayakannya dengan fans kami sangatlah disayangkan, tapi situasi ini yang harus kita jalani. Sungguh disayangkan," tutur penyerang 33 tahun itu.
"Copa selalu spesial dan fans sangat menikmatinya. Ini adalah dua klub yang terbiasa dengan final ini dan (dulu) sangat menikmatinya," ucap Messi.
Pemain berjuluk La Pulga itu juga memuji kesabaran rekan-rekan setimnya saat bermain melawan ketatnya pertahanan Bilbao.
"Kami tahu bahwa Athletic bermain seperti ini, dengan 4-4-2 yang sangat kaku," tutur Messi.
"Kami sabar saat menguasai bola dan menciptakan ruang kami sendiri. Kami banyak bergerak di babak pertama dan saya pikir mereka sedikit menurun di babak kedua," tambahnya.
Baca Juga: Copa Del Rey Sudah, Target Koeman di Barcelona Kini Buru Titel La Liga
Barcelona menjalani awal musim 2020/2021 yang sulit, tetapi mereka berhasil bangkit dan sekarang dalam pertarungan untuk memenangkan gelar ganda, dengan Liga Spanyol yang masih diperebutkan.
"Kami merasa sulit untuk memulai pada paruh pertama musim ini. Kami kehilangan banyak poin. Tapi kini kami semakin kuat, sangat bagus dan kami sedang dalam perburuan gelar," kata Messi.
"Beberapa hari yang lalu, sayangnya, kami tidak bisa mendapatkan hasil yang bagus di Clasico (kalah 1-2 di kandang Real Madrid)," tandas sang megabintang.
Berita Terkait
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
-
Sinyal Bahaya untuk Timnas Indonesia! Tim Muda Laos Jungkalkan Barcelona
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan