Suara.com - Partai perebutan tempat ketiga Piala Menpora 2021 antara PSM Makassar kontra PSS Sleman tersaji di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021). Sementara PSS Sleman ungguli PSM Makassar 1-0 di babak pertama.
Jalannya pertandingan
Kedua tim sudah memainkan sepakbola menyerang sejak dimulainya pertandingan. PSM dan PSS silih berganti melakukan serangan demi serangan.
Namun, kedua tim belum memiliki peluang berbahaya. Sampai dengan menit ke-10 skor 0-0 masih bertahan.
Aliran bola lebih banyak berada di lini tengah. PSS dan PSM masih sulit membongkar pertahanan lawan masing-masing. Sampai dengan menit ke-20 pun masih belum ada gol.
Masih belum ada gol hingga cooling break. Hanya saja, PSS Sleman lebih banyak melakulan penguasaan bola sampai dengan menit ke-30 ini.
Selepas cooling break PSS berhasil membuka keunggulan lewat titik putih usai Hasim Kipuw melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Irfan Jaya yang menjadi algojo sukses menggetarkan gawang Hilman Syah. Skor sementara 1-0 untuk PSS.
PSS harus kehilangan Fandry Imbiri setelah mendapat kartu merah usai melanggar Yance Sayuri pada menit ke-38. Kesempatan bagi PSM Makassar untuk bisa menyamakan kedudukan karena PSS bermain dengan 10 orang.
Sayang, hingga turun minum masih belum ada gol yang tercipta. PSS sementara unggul 1-0 atas PSM Makassar.
Baca Juga: Jalani Final Leg Kedua Lawan Persib, Pelatih Persija Anggap Skor Masih 0-0
Susunan pemain:
PSM Makassar (4-3-3): Hilman Syah; Ahmad Hari, Erwin Gutawa, Hasim Kipuw, Muhammad Fahri; Yance Sayuri, Arfan, Rasyid Bakrie; Yakob Sayuri, Saldi, Sutanto Tan
Pelatih: Syamsuddin Batola (Indonesia)
PSS Sleman (4-3-3): Miswar Saputra; Fandry Imbiri, Bagus Nirwanto, Irkham Mila, Wahyu Sukart; Kim Jeffrey Kurniawan, Fitra Ridwan, Misbakus Solikin; Derry Rachman, Irfan Jaya, Raffi Angga
Pelatih: Dejan Antonic (Serbia)
Berita Terkait
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Persebaya Dijuluki Kuburan Pelatih, Bernardo Tavares Justru Merasa Tertantang
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
-
Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah