Suara.com - Bek Leicester City, Wesley Fofana, terekam kamera berbuka puasa di tengah pertandingan melawan Crystal Palace. Aksinya tersebut kemudian viral di media sosial.
Leicester City saat itu menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris, Selasa (27/4/2021) dini hari WIB. Pertandingan berjalan cukup alot, bahkan The Foxes kebobolan lebih dulu.
Adalam penyerang Crystal Palace, Wilfried Zaha yang membobol gawang Leicester City pada menit ke-12. Menariknya, The Foxes yang dalam kondisi tertinggal tiba-tiba meminta laga dihentikan pada menit ke-34.
Penyebabnya, saat itu sudah memasuki jam berbuka dan ada salah satu pemainnya, Wesley Fofana sedang menjalani ibadah puasa. Bek 20 tahun itu kemudian lari ke pinggir lapangan untuk menenggak sebotol air hingga habis.
Tak lama kemudian Wesley Fofana kembali memasuki lapangan dan melanjutkan pertandingan. Tak lupa ia mengacungkan jempol sebagai tanda terima kasih.
Selepas pertandingan, Wesley Fofana mengaku tersentuh dengan kejadian tersebut. Ia kemudian menuliskan pesan cinta lewat cuitan di akun Twitter pribadinya @Wesley_Fofanaa.
''Hanya ingin berterima kasih kepada @premierleague serta @CPFC, @vguaita13, dan semua keluarga The Foxes karena mengizinkan saya berbuka puasa malam ini di tengah permainan. Itulah yang membuat sepakbola indah," cuit Wesley Fofana.
Sementara itu, keteguhan iman Wesley Fofana yang tetap menjalankan ibadah puasa langsung mencuri perhatian para warganet. Mereka takjub dan memuji pemain asal Prancis yang bisa tampil apik, meski menahan haus dan lapar saat bertanding.
"Wesley Fofana berbuka puasa di tengah pertandingan. Respect!!!," tulis warganet.
Baca Juga: Diminati Pendiri Spotify, Stan dan Josh Kroenke Tak Berniat Jual Arsenal
"Wesley Fofana adalah sesuatu. Untuk melakukan seperti itu lagi, dan lagi, tanpa kesalahan, sambil berpuasa dan melakukan buka puasa di tengah pertandingan. Angkat topi untuknya," timpal warganet lainnya.
Leicester City sendiri di laga tersebut berhasil membalikkan keadaan. The Foxes mencetak dua gol lewat Timothy Castagne dan Kelechi Iheanacho yang mengubah skor menjadi 2-1.
Berkat kemenangan ini, Leicester City masih belum tergoyahkan di posisi ke-3 klasemen Liga Inggris dengan koleksi 62 poin. Hal ini membuat Leicester berpeluang untuk finis di empat besar Liga Inggris musim 2020/2021.
Berita Terkait
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
-
Dijamu West Ham, MU Kehilangan Tiga Pemain Penting, Siapa Saja?
-
Manchester City Dilaporkan Siap Gelontorkan Rp2,29 Triliun untuk Elliot Anderson
-
Operasi Kaki, Jack Grealish Akhiri Musim Lebih Cepat
-
Komentar Gary Neville Picu Teori Konspirasi! Suporter Arsenal Tuduh Liga Inggris Diatur
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang