Suara.com - Manajer Manchester City Josep Guardiola memuji penyerang Paris Saint-Germain, PSG, Neymar, menjelang pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (29/4/2021).
Manajer asal Spanyol itu berandai-andai jika Neymar bertahan di Barcelona, maka striker asal Brasil itu akan memenangi lebih banyak gelar.
Guardiola sendiri menyayangkan kegagalan Barcelona mempertahankan salah satu insan terbaik di jagad sepak bola itu. Karena hengkangnya Neymar, berujung dengan menurunnya performa dan prestasi klub yang pernah dilatihnya tersebut.
Neymar bergabung dengan Barcelona pada tahun 2013, atau satu tahun setelah Guardiola angkat kaki dari Camp Nou. Neymar sendiri meninggalkan Barcelona pada 2017, setelah PSG menjadikannya sebagai pemain termahal di dunia.
"Saya ingat menonton klip Neymar dan berpikir ini adalah raja Santos [klub pertama Neymar di Brasil]," kata Guardiola dalam konferensi pers pra-pertandingan Selasa (27/4/2021), seperti dimuat Marca.
"Para pemain membuka mulut mereka. Jika Neymar tetap di Barcelona, mereka akan memenangkan dua atau tiga [trofi] Liga Champions lebih banyak. Dia, [Lionel] Messi dan [Luis] Suarez adalah yang terbaik di depan. Dia membuat sepak bola menyenangkan."
Pertandingan antara PSG dan Manchester City akan menyajikan permainan dua pesepakbola paling menjanjikan di dunia, Phil Foden dan Kylian Mbappe, yang bakat mereka diakui oleh Guardiola, yang saat ini tercatat sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia.
"Keduanya (Foden dan Mbappe) adalah talenta muda yang luar biasa dengan keterampilan luar biasa, tetapi sulit membandingkan pemain di posisi berbeda," kata Guardiola.
"Saya yakin PSG senang memiliki Mbappe, dan Anda tidak bisa membayangkan betapa bahagianya kami memiliki Phil. Saya tidak memberikan hadiah kepada para pemain; mereka tidak bermain [hanya] karena mereka adalah pemain Manchester City. Dia bermain karena dia berada pada level yang bagus."
Baca Juga: Tak Peduli Ballon d'Or, Neymar: Juara Liga Champions yang Terpenting!
"Saya selalu percaya [pada] kualitas para pemain ini, mereka terlalu banyak," kata Guardiola.
"Saya mencoba untuk tidur nyenyak tadi malam dan saat itulah saya tidak memikirkan mereka."
"Para pemain top yang luar biasa, kualitas mereka. Kami siap untuk mencoba menghentikan mereka, bertahan sebagai tim, memainkan sepak bola yang bagus dan mencoba mencetak gol."
Berita Terkait
-
Kekuatan Lini Serang Norwagia Teruji, Libas Swedia Walau Bomber Manchester City Absen
-
Penuhil Regulasi UEFA, Como 1907 Bidik Winger Liverpool Federico Chiesa
-
Kegagalan Arsenal di Liga Champions, Taktik Parkir Bus Mikel Arteta Berujung Petaka di Budapest
-
Marquinhos Bocorkan Obrolannya dengan Gabriel Usai Gagal Penalti di Final Liga Champions
-
Petinggi Real Madrid Desak Florentino Perez Boyong Declan Rice
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
10 Hari Jelang Kick-off Warga India Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia 2026 tapi...
-
Kekuatan Lini Serang Norwagia Teruji, Libas Swedia Walau Bomber Manchester City Absen
-
Gemilang Bersama Manchester United, Senne Lammens Raih Penghargaan Transfer Terbaik Liga Inggris
-
Krisis Bek Timnas Prancis, William Saliba Terancam Absen di Piala Dunia 2026
-
Target Realistis John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan Bicara Juara Dulu!
-
William Saliba Dibayangi Cedera Punggung Jelang Piala Dunia 2026, Deschamps Buka Suara
-
Chelsea Was-was, Marc Cucurella Diminati Barcelona hingga Real Madrid
-
Bruno Fernandes Buka-Bukaan Soal Minim Trofi di MU dan Harapan Baru Bersama Carrick
-
Oliver Glasner Jadi Kandidat Terkuat Pelatih AC Milan, Matthias Jaissle Terkendala Biaya
-
Penuhil Regulasi UEFA, Como 1907 Bidik Winger Liverpool Federico Chiesa