Suara.com - COO Bhayangkara Solo FC, Sumardji mengaku mendukung wacana pengurangan kuota pemain asing di Liga 1. Tapi bukan di musim ini, melainkan di musim berikutnya.
Beberapa waktu belakangan, muncul wacana perubahan komposisi kuota pemain asing di Liga 1 2021. Wacana yang beredar adalah untuk Liga 1 2021 di mana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) hanya akan menggunakan tiga pemain asing saja.
Tiga legiun asing tersebut dengan rincian dua non Asia dan satu lagi pemain Asia. Itu berarti kuota pemain asing klub berkurang satu dari biasanya.
"Kalau (diterapkan) tahun 2022 bagus. Dan kami mendukung sepenuhnya kalau di terapkan di tahun 2022," kata Sumardji dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/4/2021).
Sementara jika diterapkan pada musim ini bagi Sumardji sudah terlambat. Pasalnya, sudah ada beberapa tim yang mengontrak pemain asing sesuai aturan sebelumnya 3+1, termasuk Bhayangkara Solo FC.
“Wacana ini sudah terlambat kalau mau diterapkan tahun 2021. Karena kami sudah terlanjur mengontrak pemain asing dengan komposisi 3+1 atau tiga pemain non Asia dan satu pemain Asia," tambah Kapolresta Sidoarjo tersebut.
Sementara itu Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) membantah bakal adanya isu pengurangan kuot pemain asing. Sampai dengan saat ini, ia menyebut tidak ada pembicaraan ke arah sana.
Liga 1 2021 dijadwalkan bergulir pada 3 Juli 2021. Saat ini PSSI dan PT LIB sedang berupaya mendapatkan izin kompetisi dari kepolisian.
Baca Juga: LIB Bantah Slot Pemain Asing Liga 1 2021 Dikurangi
Berita Terkait
-
Jay Herdman Lengkapi Jatah Pemain Asing Bali United, Rekrutan Tergokil?
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan
-
Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
-
Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam