Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan kemungkinan besar Liga 1 2021/2021 akan terpusat di Pulau Jawa.
Ada sejumlah pertimbangan ihwal rencana tersebut. Salah satunya adalah infrastruktur yang memadai seperti stadion dan akses lainnya.
Mochamad Iriawan mengatakan sejauh ini Pulau Jawa adalah alternatif utama untuk menggelar Liga 1 2021/2022.
"Sarana dan prasaran ada, kita akan sentralkan di Jawa, tapi berputar misalnya di Jawa Barat, istirahat di Jateng, Jatim, Banten, tergantung mereka di mana saja mendapatkan pertandingannya," kata Iriawan kepada awak media, Kamis (29/4/2021).
"Ini juga masukan dari klub-klub juga, clear kan kemarin Piala Menpora bisa ter-cover di mana saja. Kondisi stadion di Pulau Jawa juga sudah kita survey, lalu yang jelas di Jatim juga banyak (stadion), Jabar lumayan ada juga Jateng," tambahnya.
Lebih lanjut lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu menyebut kompetisi nantinya bakal digelar secara penuh. Artinya, seluruh tim akan saling berjumpa sama seperti sebelumnya.
Namun, yang membedakan tidak ada perjanan away seperti biasanya. Karena pertandingan akan terpusat di Pulau Jawa.
"Sistem kompetisi penuh tapi gelembung. Ini baru wacana yang akan diajukan dan diskusi dengan para manajer klub yang ada," ungkapnya.
"Alangkah baiknya seperti Piala Menpora kemarin, tapi mereka ketemu semua. Makanya durasinya kan lama, sampai Naret 2022. Tapi karena situasi Covid-19, kita ingin semua selamat," pungkas mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Baca Juga: Prediksi Crystal Palace Vs Manchester City: Head to Head, Peluang dan Skor
Liga 1 2021/2022 dijadwalkan bergulir pada 3 Juli mendatang. Dua minggu setelah Liga 1, Liga 2 akan digulirkan.
Berita Terkait
-
Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
-
Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi
-
Primbon Jawa Firasat Bersin Menurut Jam dan Hari, Bisa Ungkap Jodoh hingga Nasib Sial
-
Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut