Suara.com - Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memberikan jawaban yang tidak terduga soal rumor dirinya meninggalkan Los Blancos dan melatih Juventus di musim depan.
Dalam jumpa pers jelang lawatan Real Madrid ke markas Granada, Zidane terlihat sedikit canggung ketika ditanya wartawan perihal rumor kepindahannya ke Turin.
Pelatih 48 tahun asal Prancis itu hanya mengatakan ingin fokus di tiga pertandingan tersisa yang akan dihadapi Real Madrid jelang akhir musim ini.
"Saya tidak memikirkan masa depan," jawab Zidane.
"Saya hanya memikirkan tiga pertandingan [tersisa] Real Madrid," sambungnya seperti dikutip Football Espana, Rabu (12/5/2021).
Diberitakan sebelumnya, Selasa (11/5/2021), sejumlah media ternama di Italia memberitakan jika Juventus akan menendang Andrea Pirlo di akhir musim ini. Sebagai gantinya, Zinedine Zidane akan memimpin Bianconeri di musim 2021/22.
Zidane pernah bermain untuk Bianconeri dari tahun 1996 hingga 2001 sebelum pindah ke Real Madrid hingga gantung sepatu di tahun 2006.
La Gazzetta dello Sport mencatat bahwa Pirlo akan memimpin tiga pertandingan terakhir Juventus di Serie A musim ini, meskipun Bianconeri kalah telak 3-0 dari AC Milan akhir pekan lalu yang membuat mereka tertahan di posisi lima klasemen.
La Gazzetta dello Sport mengabarkan ada dua kandidat kuat yang akan menggantikan posisi Pirlo sebagai allenatore Si Nyonya Tua: Massimiliano Allegri atau Zidane.
Baca Juga: Tak Ingin Sial Seperti Barcelona, Zidane Fokus di 3 Laga Sisa Real Madrid
"Situasi di Juventus menunjukkan, atau hampir memaksakan, pilihan sosok yang kuat, karismatik dan berpengalaman," tulis Gazzetta.
Allegri diharapkan kembali ke klub setelah absen selama dua tahun. Allegri sendiri diketahui mengundurkan diri sebagai pelatih Juventus pada 2019 setelah visinya ditentang oleh manajemen klub.
Namun, meski dikaitkan dengan Allegri, nama Zidane lebih kencang berhembus. Meski Zidane saat ini belum menyatakan bakal meninggalkan Real Madrid di akhir musim ini.
Selain Gazzetta, Tuttosport juga mengaitkan Zidane dengan Juventus.
"Juve, pelatih baru: Zidane, [Gennaro] Gattuso dan Allegri," bunyi tajuk utama Tuttosport.
Berita Terkait
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Tolak Halus Juventus, Andre Trindade: Saya Sangat Enjoy di Wolves
-
Setelah Mo Salah dan Robertson, Giliran Alisson Becker Berpotensi Angkat Kaki dari Liverpool
-
Ronaldo hingga Patrick Kluivert Bakal Adu Tanding di GBK, Catat Tanggalnya!
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Komentar Maarten Paes usai Catatkan Clean Sheet dan Menang 3-0
-
Eksel Runtukahu Bicara Kans Dipanggil John Herdman Usai Dua Kali Bobol Gawang Persebaya
-
Percaya Diri Tinggi, Bali United Siap Lukai Persib di GBLA
-
Misi Jaga Tren Sempurna, Persib Siapkan Taktik Lumat Bali United
-
Analisis Kemenangan Persija Jakarta Atas Persebaya Surabaya, Jadi Sinyal Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Ajax Tempel Ketat Zona Liga Champions Setelah Maarten Paes Catat Clean Sheet Sempurna
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga