Suara.com - Aksi yang dilakukan penyerang PSV Eindhoven, Eran Zahavi, yang mengedit gambar bendera Palestina menjadi bendera Israel beruntut pada perpecahan di internal klub Eredivisie Belanda itu.
Aksi penyerang Timnas Israel berusia 33 tahun itu bermula ketika mengedit bendera Palestina yang dibawa Paul Pogba dan Amad Diallo usai Manchester United melawan Fulham, Rabu (19/5/2021), menjadi bendera Israel.
Seperti dilansir media Belanda De Telegraaf, Kamis (20/5/2021), apa yang dilakukan Zahavi itu ternyata menyinggung beberapa pemain di skuad PSV seperti Mohamed Ihattaren, Jordan Teze dan Pablo Rosario yang mendukung Palestina.
Ihattaren, Teze dan Rosario sendiri sempat memberi dukungan kepada masyarakat Palestina lewat unggahan di media sosial, meski kemudian dihapus.
Pelatih PSV, Roger Schmidt pun memberikan reaksi terkait kabar konflik yang terjadi di internal timnya tersebut.
"Jika ada masalah dalam grup, saya pasti akan mengatakan sesuatu. Tapi, saya tidak ingin membicarakan masalah ini di depan publik. Saya pelatih sepakbola, bukan politikus," ucap Schmidt enteng.
Sorotan terhadap Eran Zahavi bukan kali ini saja. Dia sudah dua kali menjadi kontroversi karena mengedit gambar bendera Palestina menjadi bendera Israel.
Pertama terjadi ketika Zahavi mengedit bendera Palestina yang dibawa dua pemain Leicester City, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana usai menjuarai Piala FA akhir pekan lalu.
Sang penyerang sendiri tampil cukup moncer bersama PSV di kampanye 2020/2021 ini. Total 17 gol plus 4 assist ia bukukan dari 33 laga lintas ajang, termasuk berandil besar membawa PSV jadi runner-up Eredivisie musim ini di bawah Ajax.
Baca Juga: Liverpool Tembus 4 Besar, Klopp: Kalem, Masih Ada Laga 'Final'
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Mees Hilgers, PSV Kini Bidik Gelandang Berdarah Indonesia
-
Saga Kontrak Mees Hilgers, FC Twente Tawarkan Proposal Baru di Tengah Godaan PSV Eindhoven
-
Saga Transfer Mees Hilgers Bakal Berakhir di PSV Eindhoven?
-
Bek Timnas Indonesia Jadi Opsi Utama Pengganti Kapten PSV Eindhoven
-
PSV Juara Liga Belanda 3 Kali Beruntun! Feyenoord Tersandung, Gelar Tak Terkejar
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Enggan Larut Euforia, Frans Putros Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dewa United
-
FIFA Godok Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, Peluang Timnas Indonesia Bakal Ikut?
-
Kobbie Mainoo Menghilang, Manchester United Tumbang, Carrick Beri Penjelasan
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
-
Bantai Timor Leste 4-0, Kurniawan Dwi Yulianto Soroti Kelemahan Timnas Indonesia U-17
-
Presiden Meksiko Ungkap Alasan FIFA Tolak Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 ke Negaranya
-
Liverpool Vs PSG di Liga Champions, Alisson Becker Dikonfirmasi Masih Absen
-
Peluang Besar! Pemain Keturunan Aceh Berpotensi Tampil di Liga Champions
-
Jan Olde Riekerink Ungkap Kunci Tumbangkan Malut United di Ternate