Suara.com - Ada yang menarik saat Juventus melakoni partai tandang pekan pamungkas Liga Italia 2020/2021 kontra Bologna, Senin (24/5/2021) dini hari WIB.
Cristiano Ronaldo yang bertatus megabintang Juventus, dicadangkan dan akhirnya sama sekali tak turun bertanding alias cuma jadi penghangat bangku cadangan di sepanjang laga.
Padahal, laga di Stadio Renato Dall'Ara tersebut sejatinya amat vital untuk dimenangi Juventus, demi finis di empat besar klasemen akhir Liga Italia dan lolos ke Liga Champions musim depan.
Juventus sendiri nyatatanya tetap bertaji meski tampil tanpa Ronaldo.
Kemenangan telak 4-1 berhasil diamankan tanpa kontribusi sang megabintang, dengan Alvaro Morata kali ini muncul sebagai inspirator kemenangan Bianconeri dengan sumbangsih brace-nya.
Apa pun itu tentu muncul pertanyaan besar, mengapa pelatih Juventus, Andrea Pirlo mencadangkan Ronaldo dan akhirnya sama sekali tak menurunkan penyerang berusia 36 tahun itu?
Padahal, kapten Timnas Portugal tersebut berada dalam kondisi fit alias tidak sedang cedera.
Usai kemenangan atas Bologna, Pirlo pun mengungkapkan alasannya memarkir Ronaldo.
"Saya tahu ini (lawan Bologna) laga vital, tapi itu (mencadangkan Ronaldo) adalah keputusan bersama. Ia lelah setelah pertandingan Rabu (Kamis 20 Mei dini hari WIB) di final Coppa Italia (lawan Atalanta)," ungkap Pirlo seperti dimuat football-italia, Senin (24/5/2021).
Baca Juga: Juventus Finis 4 Besar, Pirlo: Saya 100 Persen Bertahan!
"Dengan alasan itu, jadi saya memutuskan untuk memulai pertandingan dengan Morata, pemain hebat lainnya yang kami miliki. Sesimpel itu," sambung pelatih berusia 42 tahun tersebut.
"Ronaldo tersedia untuk laga ini, tetapi saya memiliki skuad yang dalam dan saya dapat memilih banyak pemain berbeda," ucap Pirlo.
Pirlo pun menekankan bahwa tujuan atau target tim di atas segalanya. "Bagi saya, penting untuk menyelesaikan tugas. Memenangi Coppa Italia dan lolos ke Liga Champions, yang tak lain adalah target yang sangat penting," tukasnya.
Meski tak mencatatkan menit bermain di laga pekan terakhir, Ronaldo sendiri tetap berhasil menyabet gelar Top Skor Liga Italia musim ini dengan torehan 29 gol, unggul lima gol atas bomber Inter Milan, Romelu Lukaku.
Ini adalah gelar Capocannoniere alias gelar Top Skor Liga Italia pertama bagi Ronaldo, yang diraihnya di musim ketiga berseragam Juventus.
Sementara berkat kemenangan 4-1 atas Bologna, Juventus mengakhiri musim di peringkat keempat klasemen Liga Italia 2020/2021, unggul satu poin atas Napoli yang turun ke peringkat kelima pasca ditahan Hellas Verona 1-1 di laga dini hari tadi.
Berita Terkait
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Sepakat Akhiri Kontrak
-
Andrew Robertson Incaran Juventus, Strategi Berani Si Nyonya Tua Remajakan Skuad Berpengalaman
-
Gagal ke Liga Champions, Juventus Terpaksa Jual Pemain Bintang, Kenan Yildiz?
-
Enggan Pensiun, Henrikh Mkhitaryan Ingin Bertahan di Inter Milan Satu Musim Lagi
-
AS Roma Resmi Perpanjang Kontrak Mario Hermoso dan Permanenkan Donyell Malen
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?