Ledakan di Jufair, Bahrain yang merupakan markas besar Armada ke-5 NAVY AS (kiri) dan peta serangan rudal Iran di wilayah Israel, Sabtu (28/2/2026) sore. [Suara.com]
Baca 10 detik
- Iran membalas serangan udara AS dan Israel pada Sabtu (26/2/2026) dengan menembakkan sedikitnya 75 rudal ke Israel sore harinya.
- Iran juga menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di Jufair, Bahrain, yang merupakan lokasi Armada Kelima AS berada.
- Serangan balasan masif ini memicu sirene peringatan di seluruh Israel, memaksa warga mencari perlindungan di bungker darurat.
Suara.com - Iran tidak menunggu lama untuk membalas agresi Amerika Serikat dan Israel di wilayahnya, Sabtu (26/2/2026).
Serangan udara yang dilakukan AS dan Israel ke Teheran dan kota-kota besar lainnya pada Sabtu pagi, langsung dibalas oleh tembakan rudal Iran pada sore hari.
Press TV melansir, sedikitnya 75 rudal ditembakkan Iran ke wilayah Israel.
Tak hanya itu, Iran juga bahkan menembakkan rudal ke pangkalan militer AS di Bahrain.
Ledakan paling jelas terdengar di daerah Jufair, Bahrain, yang merupakan pangkalan angkatan laut AS dan markas besar Armada ke-5 berada.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko