Suara.com - Bek Villarreal Alfonso Pedraza tidak gentar dengan status unggulan lawannya di final Liga Europa 2020/21, Manchester United, jelang pertandingan yang dimainkan di Stadion Mejski, Gdansk, Polandia, Rabu waktu setempat atau Kamis (27/5/2021) dini hari WIB.
MU yang punya rekam jejak lebih mentereng di kompetisi Eropa, dengan tujuh trofi dari tujuh penampilan final, jelas lebih diunggulkan dibandingkan Villarreal jelang final besok.
Terlebih, musim ini boleh dibilang kampanye terbaik MU sejak ditinggalkan Sir Alex Ferguson di mana Setan Merah dibawa Ole Gunnar Solskjaer finis di posisi kedua klasemen akhir Liga Premier Inggris dan sudah meraih tiket Liga Champions musim depan.
Sedangkan Villarreal hanya finis di urutan ketujuh La Liga Spanyol dan cuma mendapatkan tiket babak playoff Liga Conference, kompetisi kasta ketiga UEFA yang musim depan mulai digulirkan.
"Dalam final Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Mereka jelas jadi unggulan, tetapi kami sudah menyingkirkan enam tim pesaing," kata Pedraza dikutip dari laman resmi Villarreal, Selasa malam.
"Kami meminta dukungan para suporter dan akan mengerahkan 100 persen kekuatan untuk menjadi juara," ujarnya menambahkan.
Dari segi sejarah, Villarreal punya fakta yang mendukung mereka yakni tim Spanyol selalu bisa mengalahkan tim Inggris dalam sembilan pertemuan terakhir di final kompetisi Eropa.
Villarreal juga didampingi Unai Emery, salah satu pelatih tersukses Liga Europa yang pernah tiga musim menjuarainya bersama Sevilla, hingga di kalangan suporter akronim UEL untuk UEFA Europa League kerap dipelesetkan jadi Unai Emery League.
Musim ini catatan Villarreal di Eropa juga sempurna tanpa merasakan kekalahan dalam 15 pertandingan.
Baca Juga: Tatap Final Liga Europa, Luke Shaw Ungkap 2 Kunci Kesuksesan MU Musim Ini
"Kami harus yakin dengan bekal yang membawa kami ke final. Kami dominan. Kami melewati turnamen yang luar biasa, tanpa pernah merasakan kekalahan dan ingin melanjutkan tren ini," ujar Pedraza.
"Kami paham ini laga final dan akan mendapatkan momen kami serta harus bisa memanfaatkan setiap kesempatan yang ada," tutupnya.
Berita Terkait
-
Tatap Final Liga Europa, Luke Shaw Ungkap 2 Kunci Kesuksesan MU Musim Ini
-
Final Liga Europa, MU Wajib Matikan Penyerang Terbaik Spanyol saat Ini
-
Villarreal Pede Pecundangi Manchester United di Gdansk, Ini Alasannya
-
Daftar Juara Premier League dari Tahun ke Tahun, 1888 - Sekarang
-
Solskjaer Gandeng Sir Alex Ferguson Ikut Skuad MU untuk Final Liga Europa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur