Bola / bola-indonesia
Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Nurhidayat (pakai rompi kuning) saat berlatih bersama dengan Timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). (Dok. PSSI).

Suara.com - Kesalahan bek Nurhidayat Haji Haris yang sampai membuatnya dicoret dari skuad Timnas Indonesia mulai terungkap. Sebelumnya, Nurhidayat dipulangkan ke Tanah Air oleh Pelatih Shin Tae-yong karena melakukan tindakan indisipliner.

Saat ini Timnas Indonesia sedang berada di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) untuk bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Nurhidayat dipulangkan ke Indonesia pasa Selasa (1/6/201).

Padahal, mantan bek Bhayangkara FC itu sudah mengikuti training camp (TC) Timnas Indonesia sejak di Jakarta pada Mei 2021. Ia juga turun pada saat skuad Garuda beruji coba melawan Afghanistan dan Oman beberapa waktu lalu.

Latihan Timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (26/5/2021). (Dok. PSSI).

Namun, kesalahan yang dilakukan tidak lagi bisa ditoleransi oleh Pelatih Shin Tae-yong. Hal hasil, pemain berusia 22 tahun itu dipulangkan ke Tanah Air.

Baca Juga: Nurhidayat Dipulangkan dari Timnas, Nova Arianto: Semoga Mentalnya Berubah

Kabar menyebutkan bahwa Nurhidayat dicoret karena sering terlambat datang ke tempat latihan. Selain itu, asupan makanan sang pemain juga dianggap tidak benar.

Ketika dikonfirmasi sekjen PSSI, Yunus Nusi membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, ada beberapa kesalahan yang membuat Nurhidayat dipulangkan dari Dubai.

"Iya itu benar," kata Yunus Nusi saat dikonfirmasi Suara.com lewat pesan WhatsApp, Rabu (3/6/2021).

Lebih lanjut, Yunus Nusi mengaku tidak akan ada pengganti Nurhidayat ke Timnas Indonesia. Pasalnya, juru taktik asal Korea Selatan itu tidak memintanya.

"Sejauh ini tidak ada pengganti," pungkas lelaki yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.

Baca Juga: Bawa-bawa UU ITE, Sarah Ahmad Singgung Netizen yang Komentar soal Nurhidayat

Nurhidayat bukan pemain pertama yang dipulangkan Shin Tae-yong karena perilaku indisipliner. Sebelumnya, ada nama Yudha Febrian dan Serdy Ephy Fano yang melakukan tindakan serupa di Timnas Indonesia U-19.

Komentar