Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) dalam laga pamungkas Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Jumat (11/6/2021). Merujuk rekor pertemuan, skuad Garuda cuma kalah tipis.
Melansir laman 11v11, Timnas Indonesia dan UEA sudah lima kali berjumpa. Dalam periode tersebut, tim Merah Putih menang dua kali dan sisanya kalah.
Pertemuan pertama Timnas Indonesia dengan UEA terjadi pada 2 September 1981 di ajang Turnamen Merdeka. Saat itu, skuad Garuda menang dengan skor 5-2.
Setahun berselang, Timnas Indonesia kembali berjumpa dengan tim berjukuk Al-Abyad itu di ajang yang sama. Hasilnya, skuad Garuda kalah 1-2.
Kemudian Timnas Indonesia berturut-turut bertemu UEA pada 1 Oktober 1986 di Asian Games di Seoul, Korea Selatan. Lalu di Piala Asia 1996 dan terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 2019 lalu.
Dalam tiga pertandingan tersebut, Indonesia meraih satu kemenangan di perempat final Asian Games 1986 lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Sisanya, Timnas Indonesia selalu kalah. Di Piala Asia 1996 kalah 0-2 sedangkan pada 2019 lalu tim yang saat itu diasuh Simon McMenemy dihajar 0-5.
Setelah hasil buruk dalam dua pertemuan terakhir, Timnas Indonesia memiliki kesempatan untuk membalas kekalahan sekaligus mengubah head-to-head menjadi 3-3.
Timnas Indonesia saat ini diasuh oleh Shin Tae-yong. Dalam dua pertandingan terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2022, skuad Garuda dibawanya meraih satu hasil imbang dan satu kekalahan.
Baca Juga: Lupakan Hasil Buruk Kontra Vietnam, Timnas Indonesia Siap Hajar UEA
Hasil imbang yang sekaligus menandai poin pertama Indonesia di ajang ini didapatkan saat Evan Dimas dan kawan-kawan berjumpa Thailand pada 3 Juni lalu.
Berikut rekor pertemuan Timnas Indonesia vs UEA
02/09/1981 Indonesia vs UEA (Turnamen Merdeka) 5-2
14/08/1982 UEA vs Indonesia (Turnamen Merdeka) 2-1
01/10/1986 Indonesia vs UEA (Asian Games) 2-2
10/12/1996 UEA vs Indonesia (Piala Asia) 2-0
10/10/2019 UEA vs Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia) 5-0
Tag
Berita Terkait
-
Ketatnya Seleksi Masuk Timnas Indonesia U-16 yang Dilakukan Bima Sakti
-
Jelang Lawan UEA, Jacksen Tiago Minta Timnas Indonesia Percaya Proses
-
Kisah Perjuangan Witan Sulaeman Jadi Winger Termuda di Timnas Indonesia
-
Belum Move On, Shin Tae-yong Kembali Kritik Wasit Indonesia vs Vietnam
-
Timnas Indonesia vs UEA: Skuad Garuda Pantang Kalah Lagi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik