Suara.com - Timnas Swedia tak terlalu peduli dengan statistik saat mereka mengimbangi Timnas Spanyol dengan skor 0-0 dalam pertandingan Grup E Euro 2020 di La Cartuja, Sevilla, Spanyol, Selasa (15/6/2021) dini hari WIB.
Menurut bek Swedia Victor Lindelof, yang terpenting dari pertandingan tersebut adalah timnya mampu mencuri poin dari juara Eropa 2008 dan 2012 tersebut.
Catatan statistik laman resmi UEFA memperlihatkan Spanyol mendominasi 75 persen penguasaan bola bahkan sukses melakukan 954 percobaan umpan dibandingkan hanya 176 kali yang dilakukan Swedia.
"Bagi kami, itu tidak membedakan apapun bahwa mereka melakukan umpan sebanyak itu ataupun terus menguasai bola di luar pertahanan kami dan gagal menembusnya. Sepak bola semata-mata soal mencetak gol, statistik itu tidak masalah bagi saya," kata Lindelof dikutip Antara dari Reuters.
"Saya pikir mereka sedikit frustrasi. Mereka memiliki banyak bola dan terus menekan, tetapi kami bisa bertahan dengan baik dan menyapu bola berkali-kali. Semakin pertandingan berjalan, mereka semakin frustrasi," ujarnya menambahkan.
Sementara itu pelatih Swedia Janne Andersson cukup puas karena timnya mampu meredam juara Eropa 2008 dan 2012 itu yang berakhir nirgol.
"Bahkan ketika mereka memiliki banyak bola, situasinya bukan seperti peluang bertubi-tubi bagi Spanyol. Robin Olsen melakukan beberapa penyelamatan bagus dan ada beberapa kesempatan baik bagi mereka juga," katanya.
Hasil ini jadi bekal positif bagi Swedia yang selanjutnya akan terbang ke Saint Petersburg, Rusia, untuk menghadapi pemimpin klasemen sementara Grup E, Slovakia, pada Jumat (18/6/2021).
Baca Juga: Hasil Spanyol vs Swedia: Penguasaan Bola La Roja Berakhir Sia-sia
Tag
Berita Terkait
-
Spanyol vs Swedia: Mandulnya La Roja Bikin Laporte Garuk-garuk Kepala
-
Gol Ala Tsubatsa Patrik Schick Antar Ceko Kalahkan Skotlandia
-
Euro 2020: Timnas Jerman Tak Sudi Dianggap Underdog Lawan Prancis
-
Hasil Bola Tadi Malam Euro 2020: Spanyol Tersandung, Slovakia Rengkuh Tiga Poin
-
Matikan Lewandowski Kunci Slovakia Rengkuh Tiga Poin Perdana
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan