Suara.com - Nama N'Golo Kante mengemuka berkat performanya yang impresif pada laga final Liga Champions antara Manchester City vs Chelsea pada 30 Mei 2021 lalu. Kini dia tampil di Euro 2020 bersama timnas Prancis. Bagaimana profil NGolo Kante?
Sebelumnya ia juga telah merasakan gelar juara bersama klub, ketika ia membela Leicester City pada musim 2015-2016 lalu. Tentu saja bermodalkan penampilan yang impresif selama ini ia kemudian masuk ke dalam tim nasional Perancis. Untuk sedikit mengenalnya secara lebih dekat, berikut profil NGolo Kante, pemain timnas Prancis.
Profil NGolo Kante
Lahir di Paris, Perancis, pada tanggal 29 Maret 1991 lalu, ia berkewarganegaraan Perancis sejak lahir. Bertubuh mungil, hanya 168 cm, ia tak segan untuk bersaing dengan pemain dengan postur yang lebih besar.
Mental pejuang di dalam diri Kante sendiri sudah nampak sejak awal ia bermain secara profesional, dan mengambil posisi di gelandang tengah dan gelandang bertahan. Posisi yang mengharuskan seorang untuk jadi pejuang tangguh.
Sebelum bermain di Chelsea, sejak tahun 2016 hingga sekarang, ia telah bermain di tiga klub profesional lain. Pertama adalah US Boulogne di tahun 2012 – 2013, kemudian di SM Caen pada 2013 – 2015, dan Leicester City di tahun 2015 – 2016. Jasanya kemudian digunakan pada tahun 2016 oleh Chelsea, hingga akhirnya meraih gelar juara di tahun ini.
Kante juga akan berlaga membela tim nasional Perancis di gelaran Piala Eropa 2020 ini. Tergabung bersama dengan Jerman, Hongaria, dan Portugal, Perancis akan memulai pertandingan pertamanya dini hari ini.
Jadwal Laga Perancis di Euro 2020
Baca Juga: Euro 2020, Live Streaming Hungaria vs Portugal Pukul 23:00 WIB
- Selasa, 15 Juni 2021, Perancis melawan Jerman
- Sabtu, 19 Juni 2021, Hongaria melawan Perancis
- Rabu, 23 Juni 2021, Portugal melawan Perancis
Jika melihat jadwal laga yang dihadapi Perancis ini, nampaknya sang pelatih harus melakukan rotasi dengan baik. Agar performa tetap bisa terjaga pada kondisi terbaik, maka setiap pemain harus dirotasi dengan cermat, sehingga laga yang dihadapi Perancis tetap akan memberikan hasil terbaik.
"Kante adalah sebuah anugerah. Dia bermain luar biasa dan tidak pernah berhenti berlari," kata Tuchel. Itulah sepenggal pujiian yang disampaikan pelatih Chelsea Thomas Tuchel untuk N'Golo Kante.
N'Golo Kante memiliki kemampuan mengolah bola yang mumpuni dan semangat tak kenal lelah di lapangan. Ia berhasil membawa Chelsea meraih trofi Liga Champions mengalahkan Manchester City. Ia bahkan saat itu menjadi man of the match.
Namun tak seperti pemain lain yang merayakan kemenangan dengan uforia, Kante justru hanya tersenyum. Ia bahkan hanya menepuk pelan trofi Liga Champions padahal pemain Chelsea lain mencium saat bergiliran menerima medali.
Kante pun kerap menebar senyum ketika timnya berhasil meraih kemenangan. Momen unik juga pernah terjadi ketika Kante bersama timnas Prancis memenangkan Piala Dunia 2018.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
Terkini
-
Beckham Putra Ungkap Alasan Selebrasi Ice Cold saat Kalahkan Persija Jakarta
-
Muka Masam Sir Alex Ferguson Usai Manchester United Ulangi Rekor Buruk 44 Tahun Lalu
-
Kronologis Amukan Antonio Conte, Tendang Botol Minum, Teriak-teriak hingga Semprot Wasit
-
Ditolak Tunisia, Patrick Kluivert Tak Laku Usai Dipecat dari Timnas Indonesia
-
Statistik Miris Gyokeres Tertutup dengan Kehebatan Arsenal, The Gunners Kena Prank Rp1,44 T
-
Panggung Perdana John Herdman: Pimpin Timnas Indonesia Lawan Raksasa Eropa
-
Viral Gol Haram Tercipta di Laga Liga 2, Exco PSSI Janji Akan Evaluasi Wasit
-
Persembahkan 4 Gelar, Ini Kata-kata Hansi Flick Usai Bawa Barcelona Hajar Real Madrid di Final
-
John Herdman Kurang Fit, Kelelahan?
-
Alessandro Bastoni Bongkar Kesalahan Inter Usai Ditahan Napoli: Kami Seharusnya Bisa Menang!