Suara.com - Laga Ukraina vs Makedonia Utara di lanjutan babak penyisihan Grup C Euro 2020 yang digelar malam nanti (17/6/2021) pukul 20.00 WIB akan menjadi pertarungan penentu tim yang harus angkat kaki lebih dulu dari turnamen empat tahunan Eropa ini.
Pemenang pertandingan ini akan berpeluang lolos ke babak 16 besar, tetapi yang kalah bisa dipastikan masuk ke zona merah untuk pulang lebih awal.
Baik Ukraine dan Makedonia Utara telah menelan kekalahan di laga perdana mereka di Grup C. Ukraina dikalahkan Belanda dengan skor 3-2, sementara Makedonia Utara dipecundangi Austria dengan skor 3-1. Keduanya berada di dasar klasemen grup dengan poin nol.
Siapa pun yang menang di laga ini akan membawa pulang poin tiga dan akan butuh poin lagi di laga terakhir grup agar lolos ke 16 besar. Kedua tim sudah sangat paham hal ini.
"Ini adalah turnamen yang sangat penting. Tidak setiap tahun kami bisa berlaga di fase grup kejuaraan Eropa, jadi setiap pemain paham pentingnya setiap laga dan memiliki tanggung jawab masing-masing," kata pelatih Ukraina, Andriy Shevchenko seperti dilansir dari Reuters.
"Jadi kami tak butuh banyak kata-kata lagi," imbuh dia.
Sementara bagi Makedonia Utara, yang dalam laga dan turnamen ini kurang diunggulkan, babak 16 adalah target yang paling realistis untuk dicapai. Karenanya laga kontra Ukraina harus dimenangkan.
"Kami harus mengeluarkan penampilan terbaik, ini Euro. Hanya dengan itu kami bisa meraih hasil bagus. Kami datang ke Euro untuk mencapai babak 16 besar. Siapa pun yang memenangkan pertandingan ini akan memiliki peluang lebih besar untuk lolos. Kata sama sekali tak merasa tertekan, kami justru termotivasi dan akan main untuk menang," kata Igor Angelovski, pelatih Makedonia Utara.
Ukraina, yang sebenarnya bermain bagus saat dikalahkan Belanda, diperkirakan akan tampil menyerang di pertandingan ini. Makedonia Utara, yang sudah paham dengan ambisi Ukraina, diprediksi akan bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat.
Strategi Makedonia Utara ini sudah pernah terbukti ampuh saat mengalahkan tim kuat Jerman dengan skor 1-2 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 1 April kemarin.
"Makedonia Utara punya karakter, punya pemimpin yang hebat dan sistem bermain yang matang. Mereka hampir selalu bermain dengan formasi 5-3-2 dan menggemari serangan balik. Mereka petarung yang hebat dan kami tak berharap akan memperoleh kemenangan dengan cuma-cuma," kata Shevchenko.
Head to head Ukraina vs Makedonia Utara:
- 9 Oktober 2015: Makedonia 0 vs 2 Ukraina (kualifikasi Euro 2016)
- 12 Oktober 2014: Ukraina 1 vs 0 Makedonia (kualifikasi Euro 2016)
- 31 Maret 2004: Makedonia 1 vs 0 Ukraina (persahabatan)
- 11 Oktober 2003: Ukraina 0 vs 0 Makedonia (persahabatan)
Lima laga terakhir Ukraina:
- 14 Juni 2021: Belanda 3 vs 2 Ukraina (penyisihan grup C Euro 2020)
- 7 Juni 2021: Ukraina 4 vs 0 Siprus (persahabatan)
- 4 Juni 2021: Ukraina 1 vs 0 Irlandia Utara (persahabatan)
- 24 Mei 2021: Ukraina 1 vs 1 Qatar (persahabatan)
- 1 April 2021: Ukraina 1 vs 1 Kazakhstan (kualifikasi Piala Dunia 2022)
Lima laga terakhir Makedonia Utara
- 13 Juni 2021: Austria 3 vs 1 Makedonia Utara (penyisihan Grup C Euro 2021)
- 4 Juni 2021: Makedonia Utara 4 vs 0 Kazakhstan (persahabatan)
- 1 Juni 2021: Makedonia Utara 1 vs 1 Slovenia (persahabatan)
- 1 April 2021: Jerman 1 vs 2 Makedonia Utara (kualifikasi Piala Dunia 2022)
- 29 Maret 2021: Makedonia Utara 5 vs 0 Liechtentstein (kualifikasi Piala Dunia 2021)
Perkiraan susunan pemain:
- Ukraina (4-3-3): H Bushchan; V Mykolenko, M Matvienko, I Zabarnyi, O Karavayev; O Zinchenko, S Sydorchuk, R Malinovskiy; V Tsygankov, R Yaremchuk, A Yarmolenko
Pelatih: Andriy Shevchenko - Makedonia Utara (5-3-2): S Dimitrievski; E Alioski, V Musliu, D Velkovski, S Ristovski, B Nikolov; E Elmas, A Ademi, E Bardhi; A Trajkovki, G Pandev.
Pelatih: Igor Angelovski
Berita Terkait
-
On This Day: Lahirnya Bintang Ukraina Andriy Shevchenko, Legenda AC Milan
-
Inggris Tembus Final, Southgate Ingin Tebus Dosa di Wembley Empat Tahun Lalu
-
Terpilih Jadi Presiden Asosiasi Sepak Bola Ukraina, Andriy Shevchenko Janji Berantas Korupsi
-
Mengenal Istilah Kuda Hitam dan Underdog dalam Pertandingan Sepak Bola
-
Mengenal Natalya Nemchinova, Suporter Cantik Rusia yang Dituding Jadi Artis Film Dewasa
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!