Suara.com - Mantan pelatih Timnas Italia, Antonio Conte menyampaikan prediksi terkait nasib Gli Azzurri di Euro 2020. Dia yakin, tim asuhan Roberto Mancini bisa melangkah jauh.
Conte merupakan pelatih Timnas Italia di Euro 2016. Saat itu langkah Gli Azzurri terhenti di semifinal setelah kalah penalti dari Jerman.
Namun lima tahun berselang, Conte meyakini skuad Italia saat ini bisa melaju lebih jauh dari pada yang dicapainya dulu.
Roberto Mancini dia yakini bisa membimbing skuad muda Italia melaju hingga ke Stadion Wembley -- yang selain jadi kandang Inggris, juga merupakan venue semifinal dan final Euro 2020.
“Penilaian terhadap Italia tentu positif. Mereka harus melewati grup dan melakukannya dengan brilian," kata Antonio Conte dikutip dari Football-Italia, Senin (21/6/2021).
“Mereka jelas menunjukkan kesinambungan dan keinginan besar untuk memenangkan pertandingan. Mereka adalah salah satu kandidat untuk melaju," tambahnya.
Conte menganggap Timnas Italia saat ini memiliki ruh yang sama seperti saat dia tangani lima tahun lalu, yakni punya sikap persatuan yang tinggi.
Namun, lanjutnya, Gli Azzurri era Roberto Mancini punya kelebihan lain, yakni memiliki keseimbangan dalam aspek pertahanan dan penyerangan.
“Saya suka mereka menyampaikan kepercayaan diri. Siapa pun yang melihat tim [Italia], melihat bahwa ada kekompakan dan keseimbangan antara pertahanan dan serangan," beber Conte.
Baca Juga: Makedonia Utara Vs Belanda, Frank De Boer: Kami Akan Tingkatkan Semua Aspek Permainan
“Ini penting ketika Anda ingin melangkah jauh dalam sebuah kompetisi. Tentunya, sekarang kami harus mengharapkan permainan yang lebih menuntut, tetapi Anda harus positif," tambahnya.
Timnas Italia telah memastikan tiket ke babak 16 besar. Mereka lolos dari Grup A dengan status pemuncak klasemen, mengoleksi sembilan poin alias selalu menang dalam tiga laga terakhir, dan tak sekalipun kebobolan.
Berita Terkait
-
Tunggu Kelolosan Swiss ke Babak 16 Besar, Shaqiri: Semua Ada di Tangan Tuhan Sekarang
-
Pakai Ban Kapten Simbol LGBT Saat EURO 2020, Manuel Neuer Diperiksa UEFA
-
Daley Blind Yakin Eriksen Bisa Main Bola Lagi
-
Cedera Lutut, Adik Eden Hazard Absen di Laga Finlandia vs Belgia
-
Tak Ingin Jadi Bulan-bulanan Belanda, Angelovski Pastikan Makedonia Utara Tampil All Out
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli