Suara.com - Nama penyerang legendaris Timnas Iran, Ali Daei belakangan kerap muncul sebagai topik pembicaraan. Tak aneh, karena rekor prestisiusnya sebagai pencetak gol terbanyak di level internasional tengah diburu Cristiano Ronaldo.
Ali Daei memang bertahun-tahun memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk sebuah timnas.
Dengan torehan fantastis 109 gol untuk Team Melli --julukan Timnas Iran, Ali Daei berada di urutan teratas daftar top skor panggung internasional.
Akan tetapi, rekor bergensi tersebut akhirnya mampu disamai Cristiano Ronaldo, sang megabintang sekaligus kapten Timnas Portugal.
Dengan tambahan dua gol ketika Portugal bermain imbang 2-2 lawan Prancis di laga pamungkas Grup F Euro 2020, Kamis (24/6/2021) dini hari WIB, Ronaldo kini juga telah mengoleksi 109 gol bersama Selecao das Quinas --julukan Timnas Portugal.
Mengingat Ronaldo masih aktif bermain dan Daei sudah pensiun, bisa dipastikan Ronaldo dalam waktu dekat ini akan sendirian memegang rekor top skor di kancah internasional.
Terkait hal ini, Ali Daei sendiri akhirnya memberikan respons. Pria berusia 52 tahun yang juga sempat melatih Timnas Iran pada 2008-2009 itu rupanya tidak baper.
Sang legenda justru merasa terhormat.
"Selamat kepada Cristiano Ronaldo, yang kini tinggal satu gol lagi untuk memecahkan rekor gol internasional di kategori putra," kata Ali Daei seperti dilansir beIN SPORTS, Kamis (24/6/2021).
Baca Juga: Samai Torehan Ali Daei, Cristiano Ronaldo Juga Ukir Rekor Fenomenal Ini
"Saya tak kecewa, justru saya merasa terhormat karena pencapaian luar biasa ini akan menjadi milik Cristiano Ronaldo," lanjut mantan striker Bayern Munich itu.
"Dia pesepakbola hebat, humanis yang peduli, menginspirasi dan mempengaruhi kehidupan di seluruh dunia," tukasnya.
Ronaldo sendiri sebelumnya sudah tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepakbola (kombinasi gol di level klub dan internasional), mengungguli Pele hingga Lionel Messi.
Penyerang berusia 35 tahun itu juga merupakan pencetak gol terbanyak di pentas Euro, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, dan juga berstatus top skor sepanjang masa Real Madrid.
Tag
Berita Terkait
-
Setelah 10 Tahun Cristiano Ronaldo Akhirnya Menikahi Georgina Rodriguez
-
Kata-kata Cristiano Ronaldo Umumkan Menikah dengan Georgina Rodrguez Setelah Punya 5 Anak
-
10 Tahun Hiidup Bersama Cristiano Ronaldo Resmi Nikahi Georgina Rodrguez
-
Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya