Suara.com - Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengingatkan klub-klub peserta untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat setelah pemain Persela Ahmad Bustomi terkonfirmasi positif COVID-19.
"Klub bertanggung jawab terhadap protokol kesehatan dan harus selalu mengingatkan para pemainnya," ujar Direktur Operasional LIB Sudjarno dalam konferensi pers virtual yang diikuti Antara di Jakarta, Selasa (29/6/2021).
Pria berusia 59 tahun itu pun mengatakan klub harus memberikan perhatian penuh kepada kalangan internalnya lantaran kasus COVID-19 di Indonesia terus memburuk.
Menurut dia, LIB dan PSSI hanya bisa memberikan imbauan karena tidak dapat mengawasi semua klub Liga 1 serta 2 selama 24 jam nonstop.
LIB pun berharap Ahmad Bustomi dapat kembali sehat dan beraktivitas setelah mendapatkan perawatan dari dokter tim.
"Mudah-mudahan dapat ditangani dengan baik. Yang penting jangan sampai jadi klaster. Klub mempunyai kewenangan penuh untuk menjaga protokol kesehatannya masing-masing," tutur Sudjarno.
Ahmad Bustomi mengumumkan dirinya positif COVID-19 melalui akun Instagram pribadinya @bustomi19 pada Selasa (29/6).
"Ini penting saya utarakan. Saya sudah vaksin dua kali tetapi Covid masih mampu menjebol pertahanan. Buat teman-teman tetap jaga prokes, jangan merasa sudah kebal walau sudah divaksin," tulis Bustomi.
Beberapa hari sebelum dinyatakan positif COVID-19, Ahmad Bustomi diketahui baru kembali dari DKI Jakarta.
Baca Juga: Prediksi Inggris vs Jerman Babak 16 Besar Euro 2020 dan 4 Berita Bola Terkini
Di Ibu Kota, pemain berusia 35 tahun itu mengikuti pertandingan persahabatan di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang digelar pada Sabtu (19/6/2021).
Berita Terkait
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik