Suara.com - Duo bintang PSMS Medan, penyerang Rachmad Hidayat dan gelandang kawakan I Gede Sukadana kecewa berat usai kick-off musim baru Liga 2 dan juga Liga 1 resmi ditunda akibat tingginya angka COVID-19 di sejumlah daerah.
Kendati kecewa, Sukadana tetap menghargai putusan yang dikeluarkan PSSI dan PT LIB selaku operator kompetisi.
"Ya kecewa berat lah pastinya. Namun mau bagaimana lagi, mungkin ini putusan yang tepat yang dikeluarkan pemerintah dalam hal memutus penyebaran COVID," kata gelandang sentral berusia 33 tahun itu usai mengikuti agenda latihan yang berlangsung di Stadion Mini Kebun Bunga, Medan, Kamis (1/7/2021).
Sukadana mengaku, kekecewaannya hadir setelah bagaimana persiapan yang telah dilakukan tim Ayam Kinantan --julukan PSMS.
"Kecewanya sebenarnya karena kita semua di sini latihan kan tujuannya untuk liga. Kalau cuma latihan aja untuk apa. Dan kami juga sudah latihan keras," paparnya.
Hal yang sama juga disampaikan Rachmad Hidayat. Namun di balik kekecewaannya, ada hal positif yang bisa diambil.
"Pasti kecewa. Kita sudah persiapan, fisik juga sudah digenjot. Ditambah lagi kemarin kita perjalanan jauh ke Aceh untuk uji coba ataupun pramusim. Kalau tahu diundur kan kita mungkin nggak kesana," ketus penyerang 30 tahun eks Persija Jakarta itu.
"Tapi ada juga lah positifnya, kita lebih banyak waktu untuk persiapan. Kita ingatkan juga ke kawan-kawan tetap jaga motivasi, jangan sampai kendurlah fisiknya," tukasnya.
Baca Juga: Edinson Cavani Relakan Nomor 7 MU Dipakai Jadon Sancho
Berita Terkait
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
-
Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China
-
Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa
-
Hasil Uji Coba: Timnas Indonesia U-17 Kembali Ditekuk China
-
Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini
-
Ratchaburi FC Hajar Persib 2-0, Layvin Kurzawa Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Thomas Frank Resmi Dipecat Tottenham Hotspur, Ruben Amorim Bakal Jadi Pengganti?