Bola / bola-dunia
Rully Fauzi
Kapten Timnas Denmark, Simon Kjaer (kanan) tampil pada laga perempatfinal Euro 2020 kontra Republik Ceko di Azerbaijan, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB. [OZAN KOSE / POOL / AFP]

Suara.com - Bek andalan sekaligus kapten Timnas Denmark, Simon Kjaer mengakui ia dan rekan-rekannya sejak awal memang menargetkan mencapai Wembley, stadion di London, Inggris yang akan jadi venue semifinal dan final Euro 2020.

Target itu sudah tercapai setelah Denmark menundukkan Republik Ceko 2-1 dalam laga perempatfinal di Baku, Azerbaijan, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB, demi menyegel satu tempat di laga semifinal.

"Kami punya target sebelum turnamen, yakni memesan satu tempat di Wembley. Ya, itu memang target kami," sesumbar Kjaer seperti dilansir laman resmi UEFA.

"Saya berbohong jika bilang kami cukup puas dengan semifinal saja. Kami memang sangat berharap main di semifinal, di Wembley, tapi kami masih ingin lebih lagi. Kami harus memulihkan diri dan bersiap main lagi dalam empat hari," celoteh bek sentral AC Milan itu.

Baca Juga: Denmark Tembus Semifinal Euro 2020, Pelatih Kenang Rapat Tim Jelang Turnamen

Di semifinal nanti, Denmark kebetulan akan menghadapi Timnas Inggris, yang akan bermain di depan publik mereka sendiri. Sebuah laga yang berat tetnunya untuk Denmark.

Denmark sendiri melaju ke semifinal Euro tahun ini usai menekuk Republik Ceko.

Gol cepat Thomas Delaney yang belakangan digandakan Kasper Dolberg sempat dibalas Patrik Schick di awal babak kedua membuat Denmark berada di bawah tekanan untuk mempertahankan keunggulan atas Ceko.

Kendati banyak tertekan di babak kedua, Kjaer mengakui menikmati situasi itu dan cukup percaya diri ia bersama rekan-rekannya bisa menjaga keunggulan.

"Untungnya itu bagian dari pertandingan yang saya nikmati, berdiri dan menyundul bola dari area pertahanan," kata Kjaer.

Baca Juga: Dicukur Inggris 0-4, Yarmolenko: Ukraina Disingkirkan Tim yang Sempurna

"Kami harus berjuang keras dan memang seharusnya bisa tampil lebih baik lagi. Mungkin kami memberi mereka ruang inisiatif terlalu besar, tapi kami percaya diri bisa mengawal pertahanan," tutupnya.

Pencapaian semifinal bagi Denmark melanjutkan dongeng mereka yang begitu emosional setelah kehilangan Christian Eriksen akibat insiden traumatik kolaps di atas lapangan dalam laga pembuka grup kontra Finlandia.

Komentar