Suara.com - Manajer AS Roma Jose Mourinho meminta manajer timnas Inggris Gareth Southgate agar tak tergoda memasang tiga bek saat menghadapi Denmark dalam semifinal Euro 2020 karena sang calon lawan bermain padu dan mengalirkan serangan dari berbagai sektor.
Inggris akan menghadapi Denmark saat semifinal di Wembley, London pada Kamis (5/7/2021) dini hari WIB.
"Pertanyaannya, perlukah Inggris memainkan tiga bek seperti mereka lakukan saat melawan Jerman? Menurut saya sih tidak perlu," kata dia kepada talkSPORT seperti dimuat Antara, Senin (5/7/2021).
"Empat bek itu amat sangat solid. Luke Shaw bermain semakin bagus saja. Kyle Walker tengah menikmati turnamen yang mengagumkan," sambung Mourinho.
"Kedua bek tengah sangat solid dan empat bek dengan Euro yang mengagumkan sehingga kedua bek tengah sudah lebih dari cukup mengendalikan ofensif Denmark. Setelah itu Anda memiliki empat pemain untuk menentukan kreativitas dalam laga itu. Di sanalah Gareth bisa ragu."
"Walker, (Harry) Maguire, (John) Stones dan Shaw sudah beres. (Kalvin) Phillips dan (Declan) Rice sudah beres. (Raheem) Sterling dan (Harry) Kane sudah beres dan ada dua tempat yang menurut saya terbuka dan dua posisi di mana opsi-opsinya berbeda," papar Mourinho.
"(Jadon) Sancho bermain bagus sekali, (Phil) Foden sudah diturunkan dalam turnamen, hal sama dengan (Mason) Mount, sedangkan (Jack) Grealish sepertinya bukan pemain favoritnya Gareth, tetapi setiap menit dia berada di lapangan, dia bermain bagus sekali. Ada banyak opsi untuk dua tempat ini," sambung Mourinho.
"Saya yakin bermain di Wembley, Inggris akan solid seperti biasanya tapi Anda harus berusaha memenangkan pertandingan ini sesegera mereka bisa, dan saya tak yakin mereka mesti bermain dengan tiga bek seperti mereka lakukan saat melawan Jerman," pungkas Mourinho.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Tim Terburuk Dunia Sodorkan Kontrak untuk Lionel Messi
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Torehkan 11 Gol, Harry Kane Jadi Top Skor Sepanjang Masa Inggris di Piala Dunia
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo