Suara.com - Pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique menyebut dirinya akan mendukung Italia jika timnya kandas di semifinal Euro 2020. Enrique menyebut Italia punya kenangan tersendiri baginya.
Spanyol akan berhadapan dengan Italia di semifinal Euro 2020. Pertandingan kedua tim ini akan tersaji di Stadion Wembley, London, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.
Enrique memang pernah berkarier di Italia. Pada era 2011/2012, ia ada juru taktik AS Roma. Oleh karena itulah sang pelatih tahu betul atmosfer sepakbola Italia.
Bahkan, Enrique sempat berkomunikasi dengan Daniele De Rossi yang kini menjadi asisten Pelatih Roberto Mancini di Timnas Italia. Enrique dan De Rossi pernah bekerja sama di AS Roma.
"Jika kami menang, itu akan menjadi hal yang hebat bagi kami. Tapi jika Italia yang menang dengan cara yang benar, saya akan mendukung Italia di final," kata Enrique dikutip dari laman Football-Italia, Selasa (6/7/2021).
"Saya berbicara dengan De Rossi dua atau tiga minggu lalu di telepon, saya akan senang melihatnya lagi. Kami lebih muda 10 tahun yang lalu, tetapi saya mencoba bermain sepak bola proaktif dulu dan sekarang, itu adalah identitas saya," lanjutnya.
Bagi Enrique berhadapan dengan Italia sangat menyenangkan. Bahkan, ia sudah menantikan partai melawan Gli Azzurri --julukan Italia-- berikutnya di ajang UEFA Nations League.
"Saya sangat menyukai Italia, saya selalu coba berkunjung ke negara ini. Sangat menyenangkan bermain melawan Italia," tambah pelatih yang pernah menangani Barcelona tersebut.
"Kami akan bertemu lagi pada bulan Oktober, di Nations League. Bagi saya, itu selalu menyenangkan," pungkas Luis Enrique.
Baca Juga: Ousmane Dembele Beri Pengakuan Usai Video Rasialisnya yang Ejek Pria Asia Viral
Pemenang partai Spanyol vs Italia akan berhadapan dengan Inggris atau Denmark di partai puncak Euro 2020.
Berita Terkait
-
PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah
-
Timnas Futsal Indonesia U-17 Ikuti Turnamen di Spanyol, Hadapi Brasil hingga Portugal
-
Jadwal Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Italia Jumpa Bosnia-Herzegovina
-
Libas Irlandia Utara, Italia Jaga Asa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Riccardo Calafiori Siap Hancurkan Irlandia Utara, Singgung Kedekatan Tak Biasa dengan Gattuso
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Jelang Final FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Punya 3 Fakta Menarik!
-
Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri, MLSC Sabet Penghargaan PSSI Awards
-
Wajib Main, Jens Raven Ternyata Punya Statistik Lumayan Bagus!
-
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra di Final FIFA Series 2026, Apa Pertimbangannya?
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sembilan Laga Terakhir BRI Super League, Andrew Jung Siap Antar Persib Juara
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Mirip Barca dan Real Madrid di Spanyol, Rizki Ridho Lakukan Hal Serupa Demi Timnas Indonesia
-
Pergantian Taktik dan Pola yang Bisa Dilakukan John Herdman di Laga Kontra Bulgaria
-
Kevin Diks Waspadai Keunggulan Fisik Timnas Bulgaria Meski Tak Bawa Kekuatan Penuh