- Deltras FC resmi meraih lisensi AFC untuk musim 2025/2026 yang merupakan keberhasilan selama tiga musim berturut-turut bagi klub.
- Pencapaian tersebut diraih melalui pembenahan sektor akademi, infrastruktur, keuangan, serta sumber daya manusia sesuai standar profesional AFC.
- Deltras FC menjadi satu-satunya klub Liga 2 yang lolos lisensi pada pertengahan 2025 di antara sembilan klub lainnya.
Suara.com - Deltras FC kembali meraih lisensi dari Asian Football Confederation (AFC) untuk musim 2025/2026 sekaligus mencatatkan keberhasilan tiga musim berturut-turut memperoleh status klub berlisensi AFC.
Chief Executive Officer (CEO) Deltras FC, Amir Burhanuddin, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi klub dalam melakukan pembenahan di berbagai sektor demi memenuhi standar pengelolaan sepak bola profesional.
“Ya lisensi ini tidak lepas dari pembenahan dan kerja tim yang ada dari semua lini. Mulai dari akademi, kualitas infrastruktur, pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia yang berkompeten,” kata Amir di Sidoarjo, Kamis (14/5/2026).
Menurut dia, keberhasilan Deltras FC mendapatkan kembali lisensi AFC merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen klub, mulai dari pengembangan akademi, peningkatan fasilitas, tata kelola keuangan, hingga penyiapan sumber daya manusia yang kompeten.
Dalam proses Club Licensing Cycle 2025/2026, seluruh klub peserta menjalani evaluasi terhadap lima aspek utama, yakni manajemen olahraga, infrastruktur, personel dan administrasi, legal, serta finansial klub sesuai regulasi AFC dan ketentuan nasional.
Amir menambahkan, pencapaian ini juga menegaskan konsistensi Deltras FC setelah pada pertengahan 2025 menjadi satu-satunya klub Liga 2 Indonesia yang berhasil memperoleh lisensi AFC untuk musim kompetisi 2025/2026.
Pada musim sebelumnya, hanya empat klub dari total 26 peserta Liga 2 Indonesia 2024/2025 yang dinyatakan lolos lisensi AFC, yakni PSIM Yogyakarta, Bhayangkara Presisi FC, Persijap Jepara, dan Deltras FC.
Berdasarkan data dari I.League, terdapat 25 klub yang memperoleh status granted dalam proses lisensi tersebut. Sebanyak 16 klub mengantongi lisensi AFC Champions League 2 (ACL 2), sementara sembilan klub lainnya termasuk Deltras FC mendapatkan lisensi nasional.
Sembilan klub tersebut adalah Deltras FC, PSIM Yogyakarta, PSS Sleman, Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Adhyaksa FC, Garudayaksa FC, PSPS Pekanbaru, dan PSMS Medan.
Baca Juga: John Herdman Ajukan 5 Pemain Keturunan untuk Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menyebut proses club licensing menjadi bagian penting untuk mendorong klub meningkatkan standar profesionalisme dan keberlanjutan tata kelola sepak bola nasional.
“Selain itu, hal tersebut bukan hanya mengenai pemenuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang profesional, sehat, dan berkelanjutan, serta kami mengapresiasi seluruh klub yang telah mengikuti proses ini dengan baik," tutup Asep.
(Antara)
Berita Terkait
-
John Herdman Ajukan 5 Pemain Keturunan untuk Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027
-
Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2
-
Buntut Pukul Pemain Timnas Indonesia U-17, Pilar Qatar Dijatuhi Sanksi Berat oleh AFC
-
AFC Soroti Performa Timnas Indonesia U-17 Usai Takluk dari Jepang di Grup B
-
John Herdman Siapkan Formula Baru Jelang Timnas Indonesia Mentas di Piala Asia 2027
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa
-
PSIM Yogyakarta Kejar Lisensi Asia Setelah Lolos Verifikasi Super League
-
Marcos Reina Mau Ngotot ke Persija Jakarta, Perbaiki Klasemen Akhir Super League
-
Pernah Hajar Argentina, Arab Saudi Pede Jungkalkan Spanyol dan Uruguay di Piala Dunia 2026