Suara.com - Pemain serbabisa Persija Jakarta, Tony Sucipto menegaskan bahwa dirinya belum berencana menjadi pelatih sepakbola profesional karena masih fokus memperkuat skuad Macan Kemayoran.
Meski usianya kini sudah tak muda lagi, yakni 35 tahun, pemain serbabisa Persija itu rupanya masih ingin terus melanjutkan karier bermainnya.
"Saya masih kuat bermain dan ingin juara bersama Persija," ucap Tony sebagaimana dilansir Antara.
Meski demikian, eks pemain Persib Bandung itu tidak menampik hasratnya untuk berkarier sebagai pelatih setelah gantung sepatu.
Tony sudah mengantongi lisensi pelatih C AFC yang sebenarnya membuat dia bisa melatih tim Liga 3, Elite Pro Academy (EPA), atau menjadi asisten pelatih kepala klub Liga 2.
Akan tetapi, untuk menjadi pelatih kepala tim Liga 1 dirinya harus memiliki lisensi Pro AFC.
Oleh karena itu, Tony pun terus belajar dan menimba ilmu dari pelatih-pelatih di timnya. Terkini, dia ingin mendapatkan wawasan dari juru taktik asal Italia, Angelo Alessio, pelatih baru Persija untuk musim baru Liga 1.
Alessio, menurut Tony, adalah sosok pelatih yang sarat pengalaman dan sangat menekankan permainan sederhana di atas lapangan.
"Selain itu, beliau juga tidak mementingkan nama besar pemain. Pelatih mampu melihat dalam kerangka yang lebih besar untuk kebaikan tim," tutur Tony.
Baca Juga: Italia vs Spanyol, La Furia Roja Berpengalaman Jegal Gli Azzurri
Berita Terkait
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey