Suara.com - Tim pelatih Borneo FC mengakui susahnya mengatur program latihan bagi para pemain di tengah kondisi yang tidak menentu, seiring meningkatnya kasus COVID-19 yang akhirnya menyebabkan kick-off Liga 1 2021-2022 diputuskan ditunda.
"Kami dalam situasi sulit. Sebab, saat kami mengatur program sampai pada puncaknya, justru kompetisi ditunda," kata asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin seperti dimuat Antara, Rabu (7/7/2021).
Diakui Coach Amir, sapaan akrabnya, saat ini situasinya menjadi susah, sebab tim pelatih kesulitan mengatur intensitas latihan karena kondisi yang tak menentu.
Kalaupun ada penundaan, kata dia, seharusnya PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) memberikan kepastian kapan kompetisi bisa digulirkan.
Ya, wacana musim baru Liga 1 kick-off akhir bulan ini atau awal bulan depan memang belum benar-benar pasti.
"Kalau seperti sekarang kami jadi serba salah. Sebab, tak ada kepastian kapan kompetisi digulirkan. Soalnya ini berkaitan dengan program pelatih, tak hanya Borneo FC, tetapi seluruh tim peserta Liga 1 dan Liga 2," keluh Coach Amir.
Menurut dia, jajaran pelatih Borneo FC saat ini harus bekerja keras karena secara teknis mereka tak hanya memikirkan bagaimana program latihan bisa dijalankan saat kompetisi kembali mengalami penundaan.
Tim pelatih, kata Coach Amir, kini juga harus melihat bagaimana kondisi pemain dari sisi psikologis usai mengetahui kompetisi yang harusnya start akhir pekan ini ditunda.
Borneo FC harusnya memulai laga perdana mereka di Liga 1 2021-2022 pada 11 Juli 2021, dengan menghadapi Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Simon Kjaer: Ini Generasi Emas Denmark, Inggris Jangan Anggap Enteng!
Akibat penundaan ini, manajemen Borneo FC pun akhirnya meliburkan skuadnya, dengan tujuannya agar para pemain bisa kembali fresh saat latihan bersama dimulai lagi.
"Terus terang kami kasihan melihat pemain. Mereka sudah kerja keras dalam latihan, tetapi akhirnya kompetisi tak digulirkan," keluh Ahmad Amiruddin.
Berita Terkait
-
Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara
-
Borneo FC Buktikan Mental Juara Usai Tumbangkan Persik Kediri
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
The Jakmania Suntik Motivasi Skuad Persija Jakarta Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Terseret Kasus, Bournemouth Bekukan Alex Jimenez dari Skuad Hadapi Fulham
-
Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA