Suara.com - Manajer timnas Inggris Gareth Southgate meminta tim asuhannya fokus mereproduksi penampilannya di sepanjang Euro 2020 saat final Senin (12/7/2021) dini hari nanti melawan Italia dan tidak terjebak dalam emosi.
Inggris belum pernah memenangkan turnamen besar sejak menjuarai Piala Dunia 1966 dan negara itu di ambang mengakhiri penantian tersebut.
Skuad Roberto Mancini tak terkalahkan dalam 33 pertandingan terakhirnya dan merupakan lawan terberat yang pernah dihadapi Inggris dalam turnamen ini, tapi Southgate menyatakan tak perlu mengubah pendekatan mereka untuk pertandingan di Wembley nanti itu.
"Ini belum tentu soal melakukan hal yang lebih baik. Kuncinya adalah mencapai level normal Anda. Banyak tim dalam laga final malah berakhir dengan performa buruk," kata dia dalam konferensi pers.
"Ini soal mentransfer apa yang Anda lakukan di lapangan latihan ke dalam pertandingan. Pertandingan ini kini adalah tantangan taktis yang berbeda dan kami harus menyiapkan diri menghadapinya dengan baik," kata Southgate.
Southgate mengatakan timnya mesti menghormati lawan tapi fokus kepada kekuatannya sendiri.
"Ada pemain-pemain fantastis dalam tim Italia, mereka memiliki rencana taktis yang bagus, pelatih yang berpengalaman dan dalam performa yang luar biasa bagus," kata dia.
"Kami memiliki kekuatannya sendiri. Kami sudah berusaha bermain dengan kekuatan kami dan kami mesti melakukan hal yang sama esok."
Southgate mengakui sudah memikirkan prospek menjuarai turnamen ini tapi menyatakan penting sekali pemain-pemainnya dalam menyingkirkan rencana perayaan kemenangan dari pikiran mereka.
Baca Juga: Marco Verrati: Berkali-kali Gagal karena Cidera, Akhirnya ke Final Juga
“Dalam pikiran Anda, Anda selalu harus memiliki sedikit visi mengenai bagaimana Anda ingin melihat akhir laga dan memainkannya. Namun kenyataannya adalah Anda harus fokus kepada proses dan fokus kepada kinerja dan itulah yang selalu kami lakukan bersama tim ini," kata Southgate.
“Penting bagi pemain memiliki pemahaman soal itu. Apa pun jalan yang diambil dalam laga nanti itu, mereka sudah siap dan mereka akan siap. Jika Anda sudah memikirkan akhir pertandingan maka Anda mungkin menuju ke arah yang salah dan kami cuma harus agak mengendalikan hal yang bisa kami kendalikan."
Kapten timnas Inggris Harry Kane sepakat Inggris harus tetap tenang meskipun tingkat kegembiraan di negara itu tengah sangat tinggi.
"Tentu saja ada tingkat kegembiraan dan antisipasi ekstra, tetapi itu semua adalah bagian tak terpisahkan dari bermain dalam turnamen besar," kata Kane.
"Kebayakan dari kami sudah bermain pada level tertinggi selama karir klub kami. Beberapa dari kami berkesempatan bermain dalam Piala Dunia beberapa tahun lalu, jadi ini hanya soal tetap tenang dan sesantai mungkin dan cuma menantikan di luar sana dan menikmati momen sebisa Anda," pungkas Kane.
Berita Terkait
-
Marco Verrati: Berkali-kali Gagal karena Cidera, Akhirnya ke Final Juga
-
Jelang Final Euro 2020, UEFA Tolak Lagu 'Three Lions' Dinyanyikan di Laga Puncak
-
Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro, Marco Motta Yakin Gli Azzurri Juara
-
Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro 2020, Sandi Sute Jagokan Tiga Singa
-
Pangeran William Diminta Ajak Pangeran George Nonton Final Euro 2020, Apa Alasannya?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim