Gol itu sendiri sekaligus menjadi gol perdana Shaw bersama Timnas Senior Inggris.
Setelah gol cepat itu, laga sendiri relatif berimbang dengan Italia dan Inggris saling jual-beli serangan.
Menit ketujuh, sebuah tendangan bebas penyerang sayap Italia, Lorenzo Insigne masih melambung di atas gawang Inggris kawalan kiper Jordan Pickford.
Pada menit ke-35, Italia kembali mendapatkan kans bagus untuk bikin gol. Sebuah drive dari Federico Chiesa diakhiri dengan tembakan keras kaki kiri winger Juventus itu dari luar kotak 16.
Sayang, percobaan meyakinkan Chiesa ini sedikit menyamping dari sasaran. Gawang Inggris masih aman.
Skor 1-0 untuk keunggulan Inggris sendiri bertahan sampai babak pertama rampung.
Secara keseluruhan, Italia mendominasi penguasaan bola dengan raihan mencapai 65 persen berbanding 35 persen milik Inggris.
Demikian pula untuk aspek percobaan tembakan. Italia mencatatkan enam tembakan, sementara Inggris hanya sekali.
Namun bicara yang mengarah ke sasaran, Italia dan Inggris sama-sama hanya mencatatkan satu shot on target di paruh pertama.
Baca Juga: Juara Wimbledon 2021, Novak Djokovic Sebut Dirinya Petenis Terbaik Era Modern
Selepas restart, Italia enggan membuang-buang waktu untuk segera menyamakan kedudukan. Kerja keras serta permainan positif Gli Azzuri pun membuahkan hasil.
Menit ke-67, berawal dari situasi sepak pojok, bek gaek Leonardo Bonucci memanfaatkan kemelut di kotak penalti, lalu melepaskan sontekan ke gawang Inggris yang tak bisa digagalkan kiper Pickford maupun Harry Kane yang berdiri di garis gawang. 1-1!
Setelah skor sama kuat, Italia semakin mengukuhkan dominasi mereka atas Inggris, baik dalam aspek ball possession, percobaan tembakan, maupun tembakan ke gawang lawan.
Namun, kesialan mendatangi Italia di menit ke-82. Chiesa, yang tampil apik sepanjang laga dan praktis menjadi motor serangan utama Azzurri, nampak sudak tidak bisa melanjutkan pertandingan karena cedera.
Dan benar saja, Chiesa akhirnya harus digantikan Federico Bernardeschi, rekan setimnya di Juventus, untuk mengisi flank kanan penyerangan Italia.
Laga terus berlanjut, namun skor 1-1 tetap bertahan yang membuat pertandingan harus diteruskan dengan babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit.
Memasuki babak extra time, skor tak kunjung berubah meski Italia lagi-lagi lebih banyak mengambil inisiatif serangan.
Sementara di menit-menit terakhir menjelang adu penalti, pelatih Inggris Gareth Southgate, memasukkan duo Manchester United, Marcus Rashford dan Jadon Sancho, yang sudah tentu secara khusus ditugaskan untuk menjadi eksekutor di babak tos-tosan.
Dan memang benar, juara Euro 2020 harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Pada babak menentukan ini, penendang pertama masing-masing tim yaitu Domenico Berardi dari kubu Italia dan Harry Kane dari Inggris sukses menunaikan tugas mereka dengan apik.
Setelah itu, Andrea Belotti yang menjadi penendang kedua Italia gagal mengonversi penaltinya menjadi gol.
Di sisi lain, kapten Manchester United, Harry Maguire membawa Inggris memimpin 2-1 setelah bisa mengecoh kiper Donnarumma.
Babak tos-tosan terus berlanjut, Bonucci sementara bisa menyamakan skor jadi 2-2 setelah menaklukkan Pickford.
Nah, di sinilah petaka Inggris berawal. Marcus Rashford, penyerang Manchester United yang dikenal sebagai eksekutor penalti yang ulung, sepakannya justru relatif lemah dan hanya menyentuh tiang gawang Italia saat jadi penendang ketiga Inggris.
Di sisi lain, Federico Bernardeschi membuat Italia berbalik memimpin 3-2 setelah bisa mencetak angka.
Berlanjut ke eksekutor keempat Inggris, lagi-lagi sepakan Jadon Sancho untuk Inggris tidak meyakinkan. Donnarumma dengan sangat baik berhasil membaca tembakan Sancho dan menepis bola.
Ya, duo Manchester United melakukan tugasnya dengan buruk untuk Inggris, meski sejatinya diharapkan pelatih Gareth Southgate untuk mengamankan kemenangan Three Lions.
Italia kemudian bisa memastikan kemenangan dan gelar juara, namun eksekutor andalan mereka, Jorginho justru gagal menjalankan tugasnya sebagai penendang kelima Italia, sebagaimana sepakannya hanya membentur tiang.
Asa kembali muncul bagi Inggris, namun pemain muda Arsenal, Bukayo Saka juga mengecewakan. Setali tiga uang dengan Rashford dan Sancho, Saka gagal mengonversi penaltinya menjadi gol.
Timnas Italia pun dipastikan jadi kampiun Euro 2020 usai menang 3-2 di babak adu penalti ini.
Susunan Pemain:
Italia XI (4-3-3): Donnarumma; Di Lorenzo, Bonucci, Chiellini (C), Emerson; Barella, Jorginho, Verratti; Chiesa, Immobile, Insigne.
Pelatih: Roberto Mancini (Italia)
Inggris XI (3-4-3): Pickford; Walker, Stones, Maguire; Trippier, Phillips, Rice, Shaw; Mount, Kane (C), Sterling.
Pelatih: Gareth Southgate (Inggris)
Tag
Berita Terkait
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Laga Terbaik Piala Dunia 2026? Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Ending-nya Bikin Haru
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok