Suara.com - Dengan 43 hari tersisa di jendela transfer musim panas 2021, manajer Chelsea Thomas Tuchel dikabarkan tengah membangun skuad yang menitikberatkan perubahan di lini depan, dan nama Erling Haaland pun kembali menyeruak.
Sebagaimana diketahui, musim lalu Tuchel berhasil meningkatkan performa dan pamor Chelsea di Liga Premier. Bahkan berhasil memenangi trofi Liga Champions.
Akan tetapi satu masalah yang tidak bisa terselesaikan di musim lalu adalah minimnya gol di kubu The Blues.
Sejak mengambil alih kepemimpinan Chelsea dari Frank Lampard pada Januari 2021, Tuchel belum melihat produktivitas gol dari penyerang yang ada. Meski di bursa transfer musim panas tahun lalu Chelsea menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan Kai Havertz, Timo Werner, Hakim Ziyech dan Ben Chilwell.
Dengan target menjuarai Liga Premier dan mempertahankan gelar Liga Champions, salah satu sektor yang wajib dibenahi Tuchel adalah lini depan. Dan rencana besar Tuchel adalah memboyong bomber muda asal Norwegia Erling Haaland.
Haaland tercatat mencetak total 41 gol dalam 41 penampilan untuk Borussia Dortmund di Bundesliga musim 2020/21. Performa yang sebenarnya sangat diharapkan dari Timo Werner yang dibeli Lampard tahun lalu.
Dalam laga pramusim pertama Blues melawan Peterborough pada Sabtu 17 Juli, Tuchel terlihat mengubah formasi menjadi 4-2-4 di mana dua pemain maju bermain di samping dua pemain yang berperan sebagai pendukung.
Dilaporkan Marca, perubahan formasi tersebut diduga sebagai persiapan untuk kedatangan Haaland. Dengan formasi tersebut, Haaland akan ditempatkan bersama Kai Havertz di garis terdepan, dengan Mason Mount dan Christian Pulisic sebagai pendukung.
Bagaimana Nasib Werner?
Baca Juga: Tidak Kenal, Ronaldo Biasa Saja saat Diajak Foto Berbatov dan Peter Crouch
Kedatangan Haaland diprediksi bakal menempatkan Werner dalam posisi sulit. Werner pun dikabarkan bakal dilepas Chelsea untuk memberi ruang kepada Haaland.
Meskipun Haaland menjadi target transfer utama Chelsea, Dortmund bersikeras pemain itu akan bertahan di Bundesliga.
Dortmund dilaporkan tidak bersedia melepas Haaland kecuali Chelsea bersedia menebus di angka 150 juta euro.
Namun Chelsea tetap tertarik untuk membawa mesin gol asal Norwegia itu. Jika Haaland bergabung dengan Tuchel di London, maka Chelsea diyakini akan memiliki semua potensi untuk memperjuangkan tempat di puncak Tabel Liga Premier musim 2021/22 dan mempertahankan trofi Liga Champions.
Berita Terkait
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan