Suara.com - Indonesia memiliki cukup banyak talenta muda sepak bola yang potensial. Salah satu di antara mereka adalah Syahrian Abimanyu yang kini berstatus sebagai pemain dari klub Liga Super Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT).
Syahrian memiliki perjalanan karier yang cukup menarik sebelum akhirnya bisa berada di posisi seperti sekarang. Pria kelahiran Banjarnegara pada 25 April 1999 itu menimba ilmu di sekolah sepak bola (SSB) Jaya Mandiri Bogor.
Kesempatan untuk menimba ilmu lebih baik hadir buat Syahrian ketika ia berangkat ke Spanyol untuk menimba ilmu di salah satu akademi sepak bola Negeri Matador, Royal European Football Academy (REFA) di Valencia.
Kemampuan Syahrian yang menonjol membuatnya mendapat kesempatan tampil untuk Levante U-19. Setelah pulang dari Spanyol, Syahrian bergabung dengan beberapa klub Tanah Air.
Sriwijaya menjadi klub Liga 1 pertama yang dibela Syahrian untuk mengarungi kompetisi di tahun 2018. Setelah dari Sriwijaya, Syahrian pindah ke Madura United untuk berkompetisi di Liga 1 2019.
Kemampuan Syahrian sebagai gelandang serang semakin berkembang yang membuat namanya masuk skuat Timnas Indoensia U-23 ke SEA Games 2019 di Filipina. Syahrian mengantarkan Indonesia meraih medali perak usai dikalahkan Vietnam di final.
Syahrian juga mendapat kesempatan dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk bergabung dengan Timnas Indonesia. Syahrian menjalani debut di timnas senior pada 25 Mei pada laga persahabatan melawan Afghanistan.
Karena kompetisi sepak bola di Indonesia tak bisa dilanjutkan lantaran pandemi COVID-19, Syahrian memutuskan berkelana ke luar negeri. Pada Desember 2020, JDT resmi memperkenalkan Syahrian Abimanyu sebagai rekrutan anyar mereka.
Syahrian mendapatkan kontrak jangka panjang, namun sesuai kesepakatan di dalam kontrak, Syahrian akan dipinjamkan ke klub lain. JDT nyatanya meminjamkan Syahrian ke salah satu klub Liga Australia, Newcastle Jets, hingga A-League 2020/21 selesai.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs UEA, Syahrian Abimanyu: Kami Siap Ladeni Tantangan Lawan
Syahrian Abimanyu lantas pulang ke JDT pada Juni lalu dan bersiap mengarungi Liga Super Malaysia 2021.
Kontributor: Aditia Rijki
Berita Terkait
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Makin Sengit! JDT hingga Lion City Sailors Dikabarkan Ikut Piala Presiden 2026
-
Dulu Bintang Kini Terbuang, Nasib 4 Eks Timnas Indonesia Usai Karier Menukik Tajam
-
Kekalahan Pahit, Klub Ramadhan Sananta Diberondong 10 Gol oleh JDT di Liga Malaysia
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah