Suara.com - Cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020 akan memasuki pertandingan terakhir fase grup. Tim-tim unggulan masih belum berada di posisi yang aman.
Dikutip dari situs resmi Olimpiade, Rabu, sejauh ini baru hanya satu tim yang memastikan lolos ke perempat final yaitu tuan rumah Jepang.
Di Grup A, Jepang nantinya akan menghadapi Prancis yang membutuhkan kemenangan agar bisa lolos ke fase selanjutnya tanpa bergantung pada hasil pertandingan lain.
Saat ini Prancis berhasil mengumpulkan 3 poin sama dengan Meksiko yang akan menghadapi Afrika Selatan di pertandingan terakhir Grup A.
Jika pada akhirnya Prancis gagal menang atas Jepang, maka perjalanan Les Blues di Olimpiade akan bergantung dengan hasil Meksiko vs Afrika Selatan.
Di Grup B, akan terjadi persaingan antara semua kontestan karena keempat tim di grup ini memiliki poin yang sama yaitu tiga poin.
Pada pertandingan terakhir fase grup, akan ada laga Korea Selatan vs Honduras dan Rumania vs Selandia Baru.
Keempat tim ini masih punya kesempatan lolos asalkan bisa meraih kemenangan di laga pamungkas mereka Grup B ini.
Di Grup C, akan menyajikan salah satu pertandingan besar yang akan mempertemukan Spanyol dengan Argentina.
Baca Juga: Jadwal Wakil Indonesia di Bulutangkis Olimpiade Tokyo: Praveen/Melati vs Si Monster
Saat ini Spanyol berada di puncak klasemen grup dengan raihan 4 poin yang diikuti Argentina dengan poin 3.
Spanyol hanya membutuhkan hasil imbang untuk bisa lolos ke perempat final, sedangkan Argentina harus meraih kemenangan agar tidak bergantung dari hasil pertandingan antara Mesir vs Australia.
Mesir diharuskan menang di laga melawan Australia jika masih ingin memupuk harapan untuk lolos ke fase selanjutnya meski terlihat cukup berat.
Di sisi lain, Australia juga harus meraih kemenangan jika tidak ingin bergantung dari hasil pertandingan Spanyol vs Argentina.
Di Grup D, tim besar seperti Brazil dan Jerman juga belum memastikan diri untuk bisa lolos ke perempat final jika tidak memenangkan pertandingan terakhir.
Jerman akan bertemu lawan kuat yaitu Pantai Gading yang pada laga sebelumnya berhasil menahan imbang Brazil dengan skor 0 - 0.
Berita Terkait
-
Praveen/Melati Tersingkir, Indonesia Gagal Pertahankan Emas Olimpiade
-
Hajar Wakil Belgia, Gregoria Mariska Tunggu Lawan di 16 Besar
-
Semangati Wakil RI di Olimpiade Tokyo, Tontowi Ahmad: Selamat Berjuang Teman-teman!
-
Mini Games Google Hari Ini Rayakan Pemenang Renang Olimpiade Tokyo 2020
-
Link Live Streaming Bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini, 28 Juli 2021
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey