Suara.com - Mantan pebulutangkis sektor ganda campuran, Tontowi Ahmad memberi dukungan semangat kepada wakil-wakil Indonesia yang tengah berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.
Tontowi Ahmad yang merupakan peraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeior 2016 bersama Liliyana Natsir, mengatakan dibutuhkan perjuangan dan tekad yang kuat untuk bisa meraih prestasi di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.
"Tidak mudah memang untuk mendapatkan sebuah kepingan emas ini, tapi percayalah dengan kekuatan tekad pengorbanan juga perjuangan kalian sampe titik darah penghabisan, saya yakin kalian bisa untuk mendapatkannya," kata Tontowi Ahmad.
Mantan pemain ganda campuran nomor satu dunia itu pun memberikan semangat dan mendoakan agar skuad Merah Putih dapat meraih hasil terbaik di Olimpiade Tokyo.
"Selamat berjuang untuk teman-teman yang sedang berjuang di Olimpiade Tokyo. Saya yakin dengan kekuatan kalian, kalian bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Goodluck!," kata Tontowi menambahkan.
Tontowi adalah pebulu tangkis Indonesia yang memiliki segudang prestasi. Salah satu kesuksesan terbesarnya adalah meraih medali emas bersama Liliyana Natsir di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.
Ketika itu, pasangan yang akrab dengan sebutan Owi/Butet mengalahkan wakil Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di final dengan skor 21-14, 21-12.
Untuk bisa meraih prestasi tersebut, perjalanan Tontowi tidak mudah. Sebelumnya, ia bersama Liliyana juga sempat merasakan kegagalan saat tampil di Olimpiade London 2012 dengan tersingkir di semifinal.
Bahkan, Owi/Butet juga kalah dalam perebutan perunggu dari wakil Denmark J Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dengan skor 12-21, 12-21. Kegagalan mereka di London mengejutkan karena kala itu berstatus sebagai unggulan.
Baca Juga: Ini Jadwal Indonesia di Hari Keenam Olimpiade, 28 Juli 2021
Meski demikian, perjuangan Owi/Butet terbayarkan dengan raihan emas di Olimpiade berikutnya di Rio de Janeiro.
Saat ini, sejumlah atlet Indonesia, termasuk dari cabang olahraga bulu tangkis tengah berjuang untuk mengikuti jejak Owi/Butet. Hingga berita ini diturunkan, empat wakil dari sektor ganda putra, putri, dan campuran telah sukses melewati babak penyisihan.
Dari sektor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sama-sama melaju ke perempat final dengan status juara grup.
Pun demikian dengan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang belum terkalahkan hingga akhirnya lolos ke babak delapan besar. Wakil di sektor ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti juga berhasil melaju ke perempat final.
Sementara untuk wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan putri, hingga berita ini diturunkan masih berjuang untuk bisa melewati babak penyisihan grup, demikian dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Mini Games Google Hari Ini Rayakan Pemenang Renang Olimpiade Tokyo 2020
-
Link Live Streaming Bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini, 28 Juli 2021
-
Jadwal Wakil Indonesia di Bulutangkis Olimpiade Tokyo: Praveen/Melati vs Si Monster
-
Jadwal Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo Hari Ini, 28 Juli 2021
-
Klasemen Perolehan Medali Olimpiade Tokyo: Tuan Rumah Perkasa, Indonesia Kian Melorot
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
-
Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series
-
Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026