Suara.com - Brasil mengalahkan Meksiko lewat adu penalti pada laga semifinal cabang olahraga sepakbola putra Olimpiade Tokyo yang dihelat di Ibaraki Kashima Stadium, Jepang, Selasa (3/8/2021) sore WIB.
Timnas Brasil U-23 menang 4-1 atas Meksiko U-23 di babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 0-0 selama 120 menit.
Dengan hasil ini, Brasil berhak lolos ke final untuk menghadapi Jepang atau Spanyol dalam perebutan medali emas/perak.
Sementara meski kalah, Meksiko masih berpeluang menyabet perunggu dalam laga kontra Jepang atau Spanyol nanti. Laga semifinal Jepang vs Spanyol sendiri akan dihelat petang ini pada pukul 18.00 WIB.
Jalannya Pertandingan
Di Ibaraki Kashima Stadium, Meksiko tampil ofensif di 10 menit awal. Meski berstatus underdog, Meksiko tampak lebih berani dalam mengambil inisiatif serangan.
Menit ketujuh, sebuah serangan berbahaya Meksiko mampu dihalau dengan sundulan oleh gelandang jangkar Brasil yang bermain untuk Aston Villa, Douglas Luiz.
Semenit berselang, tandukan penyerang Meksiko, Henry Martin hanya menyamping dari gawang Brasil.
Selepas 10 menit permainan, baru Brasil mulai berani untuk tampil ofensif. Menit ke-12, Guilherme Arana melakukan percobaan namun masih bisa digagalkan kiper veteran Meksiko, Guillermo Ochoa yang membuat penyelamatan apik.
Baca Juga: PSSI Bersikukuh Liga 1 2021-2022 Kick-off 20 Agustus
Menit ke-23 kembali Ochoa melakukan penyelamatan penting, kali ini dari percobaan fullback gaek sekaligus kapten Brasil, Dani Alves.
Lima menit berselang, Brasil mendapatkan hadiah penalti dari wasit setelah Douglas Luiz dilanggar di kotak 16 Meksiko.
Akan tetapi, sang pengadil kemudian meralat keputusannya usai mengecek VAR. Skor masih 0-0.
Kedua tim saling jual-beli serangan di sisa waktu babak pertama, namun skor kacamata tak berubah sampai turun minum.
Selepas jeda, pertandingan berjalan alot dengan kedua tim tampak bermain relatif hati-hati agar tidak kebobolan.
Menit ke-75, alotnya pertandingan berdampak pada emosi para pemain. Vladimir Lorona dari Meksiko dan penyerang Brasil yang juga bintang Everton, Richarlison pun tampak bersitegang secara verbal bahkan juga fisik.
Tag
Berita Terkait
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Leo Rolly/Daniel Diproyeksikan untuk Tampil di Olimpiade 2028
-
Momentum Emas Leo/Daniel: Dari Thailand Open 2026 Menuju Panggung Olimpiade 2028
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle