Suara.com - Winger Persija Jakarta, Riko Simanjuntak yakin suatu saat Timnas Indonesia bisa tampil di Olimpiade.
Menyaksikan keberhasilan ganda putri Indonesia dari cabor bulutangkis, Greysia Polii/Apriyani Rahayu membawa pulang medali emas dari Olimpiade Tokyo, Riko bersyukur dan berharap suatu saat nanti sepak bola Indonesia bisa menorehkan prestasi yang sama.
"Kita tidak boleh pesimis. Semoga suatu saat nanti kita bisa ada di sana (Olimpiade)," kata Riko Simanjuntak dalam keterangan resmi klub, Rabu (4/8/2021).
Sejak Olimpiade Melbourne 1956, Timnas Indonesia belum pernah menembus multievent olahraga dunia tersebut.
Saat itu Timnas Indonesia diperkuat legenda seperti Maulwi Saelan, Endang Witarsa, Tan Liong Houw, dan Ramang.
Olimpiade Melbourne 1956 menjadi catatan sejarah bagi Timnas Indonesia. Di bawah asuhan Toni Pogacnik, Indonesia tampil memukau dan mendatangkan banyak pujian, terutama setelah melawan Uni Soviet pada perempat final.
Indonesia kalah dari Uni Soviet 0-4 yang ketika itu dibela kiper kelas dunia Lev Yashin. Hasil tersebut didapat setelah sebelumnya kedua tim bermain imbang 0-0 lantaran pada saat itu belum ada ketentuan adu penalti, sehingga pertandingan diulang.
"Kalau kita terus bekerja keras dan menjaga optimisme, kita bisa menjadi lebih baik," tambah mantan pemain Semen Padang tersebut.
Baca Juga: Pelatih Ungkap Awal Petaka Praveen / Melati di Olimpiade Tokyo
Berita Terkait
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey