Suara.com - Tim sepak bola putra Brasil berhak atas medali emas Olimpiade Tokyo setelah mengalahkan Spanyol di babak final yang digelar di Nissan Stadium, Sabtu (7/8/2021).
Brasil menyudahi perlawanan Spanyol dengan skor 2-1 dalam laga yang berlangsung selama 120 menit tersebut.
Jalannya Pertandingan
Berlaga di Nissan Stadium, permainan cepat ditampil Brasil dan Spanyol sejak peluit kick-off dibunyikan.
Sama-sama ingin membawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo, semangat dan kegigihan para pemain dari kedua kubu bahkan membuat atmosfer laga 'terasa' panas.
Tercatat, tiga kartu kuning dikeluarkan wasit Chris Beath di sepanjang 31 menit babak pertama.
Kedua tim sama-sama berhasil mencipta peluang. Brasil yang mengandalkan Richarlison beberapa kali menebar ancaman ke gawang Spanyol, namun belum mampu menundukkan sang kiper Unai Simon.
Begitu pula dengan Spanyol, peluang terbaik didapat Marco Asensio di menit 32. Namun bola yang mengarah ke sudut kiri gawang Brasil masih mampu ditepis keluar.
Memasuki menit 38, peluang emas didapat Brasil setelah wasit menunjuk titik putih setelah Unai Simon melanggar pemain Tim Samba di kotak terlarang.
Baca Juga: Allegri dan Mourinho Kembali ke Serie A, Inter Milan Wajib Waspadai Juventus dan AS Roma
Sayang, Richarlison yang maju sebagai algojo gagal mengkonversi peluang emas itu menjadi gol. Tendangannya dari titik 12 pas melambung di atas mistar gawang Unai Simon.
Namun kekecewaan Brasil tak berlangsung lama. Di menit 45+2, Matheus Cunha tidan mensia-siakan sodoran bola dari Dani Alves dan menutup babak pertama dengan skor 1-0.
Spanyol mencoba membalas di babak kedua. Tampil lebih agresif, tekanan terus dilancarkan para penggawa La Furia Roja.
Upaya keras para pemain Spanyol terbayar di menit 63. Menyambut umpan Carlos Soler, Mikel Oyarzabal mengubah papan skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga menit ke-90 dan memaksa Brasil memainkan babak tambahan 2x15 menit.
Di babak tambahan pertama, Brasil terlihat lebih mendominasi. Serangan bertubi-tubi dilancarkan para penggawa tim Samba.
Tiga peluang sedikitnya diperoleh Brasil lewat Malcom, Claudinho dan Richarlison, tapi tak satupun yang mampu menjebol gawang Unai Simon.
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
-
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah