Suara.com - Kepergian Lionel Messi dari Barcelona diprediksi akan menghantam finansial klub Catalonia tersebut, karena tanpa sosok pemain terbaik dunia yang 'menyihir' pecinta sepak bola, para sponsor bakal berpikir ulang untuk bekerja sama dengan klub pimpinan Joan Laporta tersebut.
Barcelona harus bertindak cepat dan cerdas untuk memerangi efek dari keputusan yang saat ini telah membuat nilai merek Los Cules turun sebesar 11 persen.
Pendekatan klub untuk hubungan komersial dan kesepakatan harus berubah karena mereka tidak bisa lagi mengandalkan Messi untuk membuat sponsor senang dan tertarik.
"Mulai sekarang, untuk mempertahankan sponsor, penampilan tim akan lebih penting daripada nama, tetapi jelas bahwa kepergian Messi akan memiliki konsekuensi bagi klub dalam hal sponsor," kata Marc Ciria, pakar keuangan Barcelona yang juga menjabat sebagai GM Diagonal Inversiones.
"Sekarang mereka harus memenangkan [beberapa] Liga Champions (untuk mendulang uang) karena satu pemain (Messi) tidak akan lagi menghasilkan uang yang cukup untuk Barcelona," sambungnya seperti dilansir Marca, Selasa (10/8/2021)
Ciria menekankan bahwa, tanpa Messi, citra Barcelona telah berubah di mata sponsor dan strategi yang berbeda akan diperlukan. Di antaranya adalah berprestasi dengan memenangkan trofi.
"Kinerja olahraga mereka akan menjadi kunci untuk mempertahankan sponsor," kata Ciria.
"Messi memberi mereka sebuah cerita dan sekarang mereka dibiarkan tanpa itu."
"Dalam jangka menengah mereka harus beralih ke tokoh lain dari La Masia, seperti Ansu Fati, bahkan jika mereka tidak berada di level Messi."
Baca Juga: Sambut Kedatangan Lionel Messi di PSG, Neymar: Kembali Bersama!
Ini adalah ironi yang menyakitkan bagi Barcelona bahwa keuangan mereka tidak memungkinkan mereka untuk mempertahankan Messi. Namun kehilangan Messi justru memperburuk situasi.
Diperkirakan, selama ini Messi menghasilkan sekitar sepertiga dari pendapatan langsung dan tidak langsung Barcelona FC.
Artinya, kepergian Messi menjadi tantangan besar bagi presiden Barcelona Joan Laporta untuk mempertahankan pendapatan klub dari sponsor pada level saat ini, yaitu sebesar 180 juta euro per tahun.
Target presiden adalah mempertahankan angka itu selama dua tahun dan kemudian pada tahun ketiga masa jabatannya meningkatkannya menjadi 200 juta euro.
Mencapai hal tersebut di atas sangat penting bagi masa depan klub. Hanya saja, melakukannya tanpa Messi mungkin merupakan misi yang mustahil.
Ciria juga mengungkapkan bahwa beberapa sponsor Barcelona memiliki "klausul Messi" yang dapat membuat mereka mengurangi atau menarik investasi mereka tanpa kehadiran bintang asal Argentina itu.
Berita Terkait
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
-
Bursa Ballon d'Or 2026: Messi, Mbappe hingga Dembele Terpental Oleh Pemain Ini
-
Sinyal Bahaya untuk Timnas Indonesia! Tim Muda Laos Jungkalkan Barcelona
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui
-
Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute
-
Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu
-
Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara
-
Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura
-
Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?
-
Siapa Saja? Ini 3 Zodiak yang Diprediksi Ketiban Rezeki Sepanjang September 2026
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah
-
5 Cara Membersihkan Noda di Celana Jeans, Perhatikan agar Tidak Merusak Warna
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo