Suara.com - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita buka suara perihal pernyataan dari manajemen Sriwijaya FC terkait tunggakan gaji pesepakbola yang bergantung dari subsidi klub.
Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Faisal Mursyid mengatakan pihaknya sepakat membayar tunggakan gaji dua pemain melalui potongan subsidi yang diberikan oleh operator.
Sebelumnya, Asosiasi Pesepakbola profesional Indonesia (APPI) merilis beberapa tim yang punya masalah tunggakan gaji pemain sesuai putusan NDRC (National Dispute Resolution Chamber).
Disebutkan Laskar Wong Kito --julukan Sriwijaya FC-- menunggak gaji dua pemain sebesar Rp32 juta. Jika tidak dibayarkan, Sriwijaya FC terancam sanksi tak boleh daftarkan pemain dalam tiga periode transfer yang bisa menyulitkan mereka berkompetisi.
"Jadi kami menyetujui pembayaran kompensasi dari subsidi Liga klub Sriwijaya FC yang ada di PT Liga Indonesia Baru sebesar Rp 32 juta atau masing-masing pemain sebesar Rp 16 juta," kata Faisal Mursyid dalam pernyataan resminya.
"Artinya pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa klub Sriwijaya FC telah memenuhi atau menyetujui keputusan NDRC dalam hal penyelesaian kompensasi pembayaran untuk kedua pemain tersebut."
"Dery Herlangga dan Teddy Berlian. Sebenarnya sudah ada keputusan NDRC tanggal 29 Desember 2020, Sriwijaya FC diputuskan agar membayar kompensasi kepada kedua pemain ini. Masing-masing sebesar Rp16 jutaan."
Mengenai hal ini, Akhmad Hadian Lukita tak bisa berkomentar banyak. Lelaki asal Jawa Barat itu ingin lebih dahulu mengecek perkembangan terbaru perihal tunggakan gaji klub kepada pemain.
"Saya belum update untuk masalah Sriwijaya FC ini. Saya cari dulu kabar terbarunya, nanti saya akan segera infokan," kata Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi awak media, Senin (16/8/2021).
Baca Juga: PT LIB Siapkan Sesuatu Berbeda untuk Opening Ceremony Liga 1 2021/2022
Selain Sriwijaya FC, ada beberapa tim yang punya masalah serupa seperti disampaikan oleh APPI beberapa waktu lalu. Diantaranya PSM Makassar, Persis Solo, PSKC Ciamis, Kalteng Putra, dan Mitra Kukar.
"Saya juga belum ada update terbaru mengenai permasalahan ini," pungkas alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Ivan Kolev Sentil Tren Naturalisasi di Timnas Indonesia: Era Saya Pemain Lokal Diutamakan
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi