Suara.com - Striker Sevilla Papu Gomez mengatakan pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini mencoba menyerangnya secara fisik dan menjelaskan mengapa dia meninggalkan klub tersebut musim lalu.
Papu Gomez meninggalkan La Dea setelah berselisih dengan Gasperini pada November 2020 dan dibekukan sampai ia menyelesaikan kepindahannya ke Sevilla di jendela transfer berikutnya.
Pemain berusia 33 tahun itu, yang memainkan 252 pertandingan kompetitif bersama Atalanta, mengaku menolak perintah Gasperini selama pertandingan Liga Champions antara Atalanta vs Midtjylland dan hubungan keduanya pun memburuk.
“Saya melakukan sesuatu yang salah,” kata Gomez kepada La Nacion yang dilansir Football Italia, Kamis (19/8/2021).
“Saya kira itu karena saya tidak mematuhi perubahan taktis dalam pertandingan Liga Champions melawan Midtjylland."
“Ada 10 menit tersisa di babak pertama dan pelatih meminta saya untuk pindah ke kanan, sementara saya melakukannya dengan sangat baik di kiri. Aku berkata tidak."
“Saya membayangkan setelah merespons seperti ini, di tengah pertandingan dan di depan kamera, itu menciptakan situasi yang sempurna baginya untuk marah."
“Pada saat itu saya menyadari bahwa saya akan diganti di babak pertama dan itulah yang terjadi. Namun di ruang ganti, dia melewati batas dan mencoba menyerang saya secara fisik."
“Lalu saya katakan cukup. Kita bisa berdebat, oke, tapi agresi fisik tidak bisa ditoleransi."
Baca Juga: Selamatkan Nyawa Teman, Bek AC Milan Simon Kjaer: Saya Bukan Pahlawan
"Saya meminta pertemuan dengan Presiden Antonio Percassi dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak akan memiliki masalah untuk maju.
“Saya menyadari bahwa saya melakukan kesalahan, bahwa sebagai kapten saya tidak berperilaku baik dan bahwa saya telah menjadi contoh buruk dengan tidak mematuhi pelatih, tetapi saya juga mengatakan kepadanya bahwa saya menginginkan permintaan maaf dari Gasperini."
“Keesokan harinya ada pertemuan dengan seluruh tim. Saya meminta maaf kepada pelatih dan rekan tim saya atas insiden itu, tetapi saya belum menerima permintaan maaf apa pun."
“Bagaimana saya harus memahami ini? Apakah saya salah dan dia melakukan sesuatu yang benar? Semuanya dimulai dari sana."
"Setelah beberapa hari, saya mengatakan kepada Presiden bahwa saya tidak ingin lagi bekerja dengan Gasperini di Atalanta."
“Dia menjawab bahwa dia tidak akan membiarkan saya pergi dan karena itu tarik-menarik dimulai yang saya bayar. Saya berakhir di luar skuad.”
Tag
Berita Terkait
-
Prediksi Skor AS Roma vs AC Milan: Duel Penentu Papan Atas Serie A di Stadion Olimpico
-
Hasil dan Klasemen Serie A Italia: Inter Milan Pesta 6 Gol, Nerazzurri Kokoh di Puncak
-
Sang Istri Dituding Selingkuh dengan Sahabat Sendiri, Alvaro Morata Angkat Kaki dari Rumah
-
Rekam Jejak Karier Samu Castillejo yang Dirumorkan ke Persib: Pernah Raih Scudetto Serie A Italia
-
11 Tembakan Verona ke Emil Audero, Empat Digagalkan
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Debut Kai Rooney di Hadapan Michael Carrick, Wayne Rooney Ungkap Rasa Bangga
-
Blunder Saat Inter Milan Menang 6-2, Yann Sommer Jadi Bulan-bulanan Media Italia
-
Bayern Munich Santai soal Masa Depan Harry Kane, Disandingkan dengan Messi dan Ronaldo
-
Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
-
Hadapi PSBS Biak, Marc Klok Ingin Lanjutkan Tren Positif Persib
-
Jamu Persiku Kudus, Kendal Tornado FC Ingin Jaga Konsistensi Kemenangan di Sriwedari
-
Persib Bandung vs PSBS Biak, Bojan Minta Anak Asuhnya Tampil 100 Persen
-
Prediksi Skor AS Roma vs AC Milan: Duel Penentu Papan Atas Serie A di Stadion Olimpico
-
Prediksi Skor Crystal Palace vs Chelsea: The Blues Bidik Kemenangan Beruntun di Selhurst Park
-
Prediksi Super Big Match Arsenal vs Manchester United: Ujian Berat Setan Merah di Emirates