Suara.com - Musim 2021/2022 baru seumur jagung, namun Arsenal dan pelatihnya, Mikel Arteta sudah dalam situasi yang buruk. Usai finis kedelapan berturut-turut di bawah kepelatihan Arteta dalam dua musim terakhir Liga Inggris, Arsenal keok dalam dua laga awal musim baru.
Setelah dipermalukan tim promosi Brentford 0-2 pada laga pekan pembuka Liga Inggris 2021/2022, Arsenal dilucuti Chelsea dengan skor identik pada laga kandang di Emirates Stadium, London, Senin (23/8/2021) dini hari WIB.
Tak ayal, posisi Arteta pun kini sangat under pressure. Kabar pemecatan pelatih berusia 39 tahun asal Spanyol itu kian santer berhembus.
Dengan stadion kini boleh terisi penuh meski masih ada pandemi COVID-19, cemoohan dan siulan ejekan dari para suporter Arsenal pun menggema di Emirates Stadium usai kekalahan 0-2 dari Chelsea semalam.
"Kami tampil tidak full team di dua laga awal ini karena permasalahan cedera, COVID, dan lain sebagainya. Wajar jika kami tidak maksimal," kilah Arteta seperti dilansir Tribal Football, Senin (23/8/2021).
"Kami tidak bisa mengontrol itu. Kami akan mencoba menjelaskan apa yang kami hadapi kepada fans, tapi ekspektasi untuk klub ini adalah selalu memenangi setiap pertandingan. Saya tahu itu, Arsenal adalah klub masif," sambung mantan kapten Arsenal itu.
"Ketika itu tidak terjadi, wajar jika kami diserang kritik. Mereka akan mencoba mengkritik apa pun yang mereka mau. Tapi saya berterima kasih pada para suporter, mereka mengkritik, mereka bersuara, artinya mereka peduli dan mencintai klub ini dengan sepenuh hati. Sama seperti saya," celoteh Arteta.
"Semoga segalanya akan membaik. Ketika para pemain yang absen kembali, saya yakin kami akan jauh lebih baik."
"Saat itu, saya kira situasinya akan jauh berbeda. Semoga kita bisa melihat skuad yang berbeda, level yang berbeda, dan hasil akhir yang berbeda," tukas eks asisten pelatih Manchester City itu.
Baca Juga: Roy Keane Kecam Pivot Manchester United: Medioker dan Miskin Kreativitas!
Imbas dua kekalahan di dua laga awal Liga Inggris 2021/2022, Arsenal asuhan Arteta sendiri kini terjerembab di peringkat 19 klasemen dengan nirpoin dan selisih gol -4.
Berita Terkait
-
Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati