Suara.com - Gelandang legendaris sekaligus eks kapten Manchester United, Roy Keane mengecam performa buruk dua pemain tengah Setan Merah, Fred dan Nemanja Matic saat ditahan imbang tuan rumah Southampton 1-1 di laga pekan kedua Liga Inggris 2021/2022, Minggu (23/8/2021) malam WIB.
Setelah tampil perkasa menggilas Leeds United 5-1 di Old Trafford pada laga pekan pembuka lalu, Manchester United tampil standar dan hanya bisa meraup satu poin dari Saint Mary's Stadium meski sejatinya diunggulkan menang.
Roy Keane sendiri secara khusus mengkritik Fred dan Matic, duo gelandang Setan Merah yang diplot sebagai double pivot di belakang Paul Pogba dan Bruno Fernandes sebagai gelandang serang.
Menurut Keane, keduanya merupakan pemain medioker dan miskin kreativitas.
Tak hanya nirkontribusi dalam aspek serangan, keduanya juga buruk dalam bertahan dan kerap melakukan kesalahan-kesalahan konyol. Padahal, Fred dan Matic sejatinya berposisi sebagai jangkar.
Keane sendiri memang telah beberapa kali menyoroti lemahnya lini tengah Manchester United.
Belum lama ini, sang legenda menyebut bahwa Manchester United "takkan pernah bisa jadi juara" dengan pemain-pemain seperti Fred dan Scott McTominay -- yang memang kerap jadi favorit pelatih Ole Gunnar Solskjaer mengisi posisi pivot.
Melawan Southampton semalam, Solskjaer memilih kombinasi Fred - Matic sebagai duo gelandang tengah Manchester United.
Keane yang dulunya merupakan gelandang jangkar pun tak kuasa untuk melontarkan kritikan teranyarnya.
Baca Juga: Momentum MU Rusak di Saint Mary's, Solskjaer Bingung Pasukannya Hilang Arah
"Pasti ada satu atau dua tanda tanya untuk para pemain di lini tengah Manchester United. Dan sekarang terjadi lagi, memang begitulah faktanya," ucap Keane seperti dilansir Tribal Football, Senin (23/8/2021).
"Tidak ada kreativitas yang cukup, kualitas juga tidak cukup, bahkan dalam bertahan mereka juga buruk dan sering melakukan kesalahan-kesalahan konyol. Mereka pemain medioker! Ya, saya berbicara tentang double pivot ini (Fred dan Matic)," sambungnya tanpa tedeng aling-aling.
"Saya sudah berkali-kali mengatakan, Manchester United harus merekrut gelandang sentral atau gelandang bertahan berkualitas jika ingin jadi juara musim ini. Tanpa itu, lupakan ambisi meraih titel!" celoteh Keane.
"Secara keseluruhan, Manchester United akan kecewa dengan hasil imbang ini, itu wajar saja. Tapi, mari kita beri pujian juga untuk Southampton. Mereka tampil luar biasa kali ini," tandas pria berusia 50 tahun yang kini aktif sebagai pandit sepakbola itu.
Tak hanya tampil buruk, Fred sendiri juga mencetak gol bunuh diri pada menit ke-30 yang membuat Manchester United tertinggal lebih dulu dari Southampton di Saint Mary's.
Beruntung Mason Greenwood menyelamatkan muka Setan Merah pada menit ke-55 berkat golnya memanfaatkan assist Paul Pogba.
Berita Terkait
-
Meriam Bellina - Ikang Fawzi Perankan Orang Tua dengan Ujian Berat di Film "Titip Bunda di Surga-Mu"
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Pertama Dalam Sejarah! Kumandang Azan Bergema di Old Trafford Markas Manchester United
-
Senne Lammens Bahagia Dapat Pujian dari Edwin van Der Sar
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan